Senin, 19 Desember 2011

TeTaP LaH MeNJadI BiNTaNG Di LaNGiT........

        Krieeeettt........ suara pintu yang terbuka

        " Vie, iklan ini naik tayang jam sekarang ya ".
        " Iklan apa pak?? Spot promo Konser akrab jarum Coklat ".
        " Waaahh.. buat di tasik?? siapa aja artisnya pak?? "
        " Yaaahhh..... sesuai iklan yang ada di TV. PADI, GIGI dan NUGIE "
        " Waahhh........ ??? ". sergah ku sembari hampir loncat.
        " Kenapa kamu Vie?? kaget banget kayaknya?? ".
        " Paddiii... paaakkkk.. Padiiii... ".
        " Kenapa dengan PADI??
        " My Fave Band Pakk..  wiiihh... eh, ada tawaran tiket khusu buat media nggak pak?? "
        " Oowwwhhh.. kiraian apa, ada lah pasti, kenapa emang?? ".
        " Biar saya yang pergi  yaaa.. Pak ganteeengg.... ".
        " Ngerayuu.... nggak ah.malam minggu kan prime time kamu. bawain Rendevouz...soalnya nggak ada yg bisa gantiin ngedodol ".
        " Maksutnya??? " . sanggah ku lagi dengan muka sedikit cemberut.
        " Yaa... cuman kamu kan yang bisa ngedodol dengan kata-kata romantis. jadi Bapak belum bisa ijinin kamu buat ngeliput konsernya. Sebetulnya ada session take voice nya seh... tapi biar Ova aja sama Febri. soalnya program nggak bisa kamu tinggalin atuh say ".
        " Yaaahh.. ci Bapak, nggak kasian apa liat anak buahnya sedih gara2 nggak bisa ketemu sama idola ".
rengeku lagi seraya merajuk.
        " Beuuh... dasar ABG nanggung, groupist pisan nyak. ya sudah, nanti konfirm aja ke ova mau nggak dia gantiin ngedodol ".
        "  Alhamdulillah... aduuuhh... makasi bapaku yang ganteenngg.... " Aku jingkrak-jingkrak sendiri seraya kegirangan sambil nyium tangan bos ku itu . Beeuuhh... PADI.... Fadliii... we'll meet...

        Hari pun berlalu, tanpa ada kesulitan akhirnya aku berhasil merayu ci Teh ova buat gantiin aku siaran. Mungkin karena liat mukaku yang memelas dan sedikit lebayy.. ya sutra lah.... Show time..

        Waktu yang dinantikan pun datang, Malam minggu yang indaahh.... aku berangkat ditemanin my soulmate, sahabat setiaku " Teh Febry ( Alm ), Si igo driver , dan Ni Kadek Suriatin Sahabat dari Bali yang nyambi siaran. Tiba di lokasi, semuanya udah crowded, untung dapet ID News Card, jadi bisa melenggang masuk ke arena konser dengan fasilitas VIP, paling depan. Pas di Gerbang masuk , nggak sengaja berpapasan dengan My Idol Fadly Padi, tanpa pikir panjang aku ngambil kesempatan untuk bersalaman langsung. Untung Si Fadly orangnya humble, jadi nggak terlalu sulit untuk itu. Beberapa waktu kemudian aku sudah bediri di jajaran paling depan, dan siap siaga dengan camera digitalku buat jeprat jepret. Konser di buka dengan penampilan apik kolaborasi Armand Maulana, Fadly dan Nugie. Wooowww... kereeenn....  Acara pun semakin hangat dan hot dengan musik-musik khas gigi yang menghentak dan lagu Burung Gerja miliknya Nugi yang melegenda. Pada Akhir konser, Konser di tutup oleh lagu yang aku suka banget. Yaa... Mahakarya PADI yang everlasting dan Megah " Kasih Tak Sampai ". Dari panggung Fadly meminta agar sebagian besar lighting dimatikan, dan penonton menyalakan alat pengcahayaan yang mereka bawa masing-masing. Ada center, Lilin , bahkan ada yang bawa Obor. Suasana pun jadi hening haru dan Indah, saat melodi intro lagu dialunkan, bertambah haru ketika suara khas fadly yang serak berat itu mulai melantunkan lyric-lyrik dengan tingkat bahasa yang sangat menyentuh. Aaahhh... perasaaanku bercampur baur dan semakin tidak menentu ketika semua penonton yang hadir sama-sama secara serempak menyanyikan lagu tersebut. Akupun larut dalam romantisme lagu yang maha Dahsyat buat ku, dan tanpa terasa, seolah dikomando Air mata pun meleleh menerobos kelopak mata. Sedikit lebay memang, Tapi it's fact. Yaaa... dulu kan masa-masanya groupist, sampai pada satu saat di coda lagu, si Fadly melemparkan bunga yang dia pegang. dan tanpa disadari akulah yang mendapatkan Bunga itu. Woooww...... Kereeennnnn momentt.. Makasi gumamku dalam hati :).
Konserpun berakhir semua penontonpun bubar. Menenggelamkan kesan masing-masing untuk malam ini, melepas kelelahan dan menuju pulang. Tapi tidak dengan ku. Aku Si keukeuh sumeukeuh yang pengen dapetin foto bareng Fadly dan minta take voice buat di station ku. Aku dan crew langsung menuju Hotel Crown dengan Q Surfer. Setibanya di Pelataran parkir Crown, suasana masih riuh. Rupanya banyak juga yang langsung dateng ke sana. Di sana ketemu dengan beberapa rekan dari media broadcast ataupun koran. dan beberapa groupist yang bergerombol. Pihak EO masih berjibaku jadi pagar betis, karena para Artist sedang makan malam. Aku memeberanikan diri menghampiri LO nya.
      " Mas, ada space waktu buat kita nggak, mdia."
      " owwhh... mohon maaf , sepertinya nggak ada, karena abis makan malam mereka langsung istirahata, kelelahan. Jadwal manggu kan padet. Besok roadshow lagi jam 5 pagi harus ke Cirebon. "
    
      " Waaahhhh.... masa sih mas?? kasi space dong, kita mau take voice dan sedikit wawancara".
        sedikit mngeles mengatasnamakan profesi padahal pengen tanda tangan. xixixixix....
      " maaf mbak sepertinya nggak bisa".
  
       Aku langsung bergaining dengan beberapa rekan dari radio dan harian surat kabar. sedikit mengompori supaya dapet space waktu. Akhirnya semua sepakata minta waktu ke LO. kami langsung menemui kembali LO nya.

       " Mas , ayo dong kasi kami space. ini penting lho. kapan lagi mereka ke sini "
       " Maaf, nggak bisa mas, tuuhh.. udah pada mau masuk kamar. "
     
       Sekilas terlihat band PADI ke luar dari resto room, menuju ke penginapan. Dengan sedikit mengenyampingkan rasa malu aku langsung berteriak

       " Mas Fadly, Bisa minta waktu sebentar nggak?? "
       Mereka pun menoleh, dan sedikit berbincang-bincang.
       Tanpa komando, akupun lberteriak lagi
       " Pleaseeee...... just a moment " sambil menangkupkan kedua tangan di dada seraya memohon.
       Mereka pun berunding lagi lalu menoleh ke arahku , dan mengangguk.
       " Kyaaaaaaa..... Yeeess... alhamdulillah... Maksi banget yaa.".
       Tanpa komando kamipun serempak menghampiri. Dengan penuh semangat , aku langsung menuju ke group Band PADI.
      " Mas Fadly, thank U ya buat waktunya , bisa minta take voice nya".
      " Boleh.. silakan ".
       Take voice pun segera di lakukan, walo harus diulang beberapa kali. Sehabis take voice aku langsung mendekat ke sang vocalist, sembari menggamit tangan Febry sahabatku dan Ni  Kadek.
       " Mas, bisa minta foto bareng buat evident kita , boleh yaa.. "
       Dengan senyum khas nya sang vocalist itu pun mengangguk. Kami pun berfoto bareng. seusai berfoto, aku langsung ngomong
       " Tau nggak, saya ngefans berat lho sama mas Fadly  dan team.".
       " O, Ya... makasih mbak ". dengan senyum yang tetep tersungging
       " Yaaa.. saya hafal banget semua lagu dari album PADI yang pertama, 'Sesuatu Yang Tertunda.'. Terutama lagu yang Kasih Tak sampai. suka banggeettt.. , boleh nggak saya minta tanda tangan??".
       " Owwhh.. silakan boleh, ini saya kasi Sampul cassete ya... ". sambil membawa sesuatu dari sakunya, dan dia menuliskan sesuatu lengkap tanda tangan.
       " Ini, untuk kamu mbak". mengulurkan sesuatu ke padaku.
       " Waaahhhh.. makasiii... thanks ya... "  seruku dengan girangnya. saking girangnya aku nggak sempet liat apa isi tulisan dari sampul cassete itu.  Kami pun langsung pamit, dan siap-siap menuju Mobil Q surfer yang udah menunggu. Setiba di OB Van, kamipun langsung masuk dan membantingkan tubuh kami . Lelah yang tiada tara, setelah aktivitas seharian. Pas Ceck HP ku ,waktu sudah menunjukan jam 03.00 WIB.  Q Surfer pun terus melaju meninggalkan Parkiran Hotel Crown, melesat membelah kota Tasik resik yang sepi. Dingin menyelimuti kami hingga kami terkantuk. Tapi di sela kantuk, aku coba membuka pocket gantungku. . Aku keluarkan sampul kaset yang tadi dikasi si Fadly. Perlahan aku coba membaca tulisannya yang dia tulis tangan di atas tanda tangannya.

           " Tetaplah Menjadi Bintang di Langit, Agar Persahabatan Kita Abadi "

         Wow... gumamku dalam hati. ternyata dia engeh juga bahwa aku sangat memfavoritkan lagu itu.... Tak terasa mobil q Surfer terus melaju, meninabobokan kami yang kelelahan samapai akhirnya terkantuk. dan sampul cassete itu tetap tergenggam dalam tanganku, Menjelmakan syair itu dalam visualisasi mimpi. Mimi yang sangat panjang, Sepanjang perjalanan kami ke Puncak Bukit Primera Dimana Station kami berada....



          ***  Tetaplah menjadi bintang Di Langit, Agar persahabatan kita abadi.........
                  Untuk persahabatan abadi yang tak terpisahakan ruang dan waktu
                   In Memoriam my best friend " Febriyanti Dewi "







        "

Kamis, 15 Desember 2011

Suatu Pagi Di Sudut Kota Resik...

        Suatu hari , di sebuah sudut kota tasik yang resik. Ada kehampaan menyelimuti rasa seorang gadis yang berat melepas sebuah kepergian. Ada haru di sana, dan seribu kekhawatiran.Meski semuanya terasa biasa, karena memang tidak ada sesuatu yang special. Tapi entah mengapa, ada sesuatu yang aneh, rasa yang tak biasa, terus menelusup ke relung hati tanpa dia sadarai.  Terik pun semakin menambah rasa gundah dan resah dan menenggelamkan pikiran dalam lamunan yang panjang.

       " Assalamualaikum..... " tiba-tiba suara yang berat terdengar begitu ngebas nya. saking ngebasnya tanpa terasa seorah mendebarkan hati gadis itu. Ahhhh... terlalu lebay kali, fikirnya sendiri .

       " Wa... waalaikum salamm.. eehh... " gadis itupun menjawab dengan sedikit tergagap. Tanpa dia sadari seorang lelaki tinggi  berbaju lurik bertopi caping telah berdiri tepat di sampingnya dan menatap dengan dalamnya. Ya Alloh... Saking dalamnya tenggelam dalam lamunan, sampai-sampai tak sadar dengan keadaan sekelilingnya, gumamnya dalam hati.

       " Kenapa Dek.. ?? " laki-laki itu bertanya dengan senyumnya yang tetap tersungging. senyum yang teramat sahaja, sehingga tak dapat diartikan apa-apa.

       " Nggakk... cuman bete aja nunggunya. hehehehehe... " Gadis itupun menjawab dengan secukupnya.
       " Afwan Dek, A agak telat ya. kmren kan adek yang telat, sekarang giliran, hehhe.. bcanda ".

       Entahlah apa sebetulnya yang membuat gadis itu terburu-buru pergi ke sebuah terminal, sampe harus repot-repot meninggalkan jadwal siaran dan minta temen nya untuk tuker jadwal demi seseorang yang baru saja dia kenal. Etahlah sunguh sulit dijabarkan dengan rumus algoritma atau al jabar sekalipun. Padahal selama bebrapa tahun ini, gadis itu teramat cuek dengan yang namanya laki-laki, alergi tingkat tinggi. Walopun Ada beberapa orang berusaha mendekat gadis itu  cuma menanggapi sekedar pengganjal kalo dia sedang membutuhkan bantuan. Sebutlah seorang cowok yang berinisial  'T' kakak tingkatnya di kampus yang sangat gigih jatuh bangun mengejar cintanya.Yang bela-belain malem-malem bawain ice cream k studio , beliin boneka baju-baju , mengerjakan berbgai tugas tanpa diminta,  dan terakhir membelikan sebuah cincin yang dia  serahkan oleh bibi nya sendiri sebagai perwakilan keluarganya, gadis itu cuman bilang, " Mohon maaf saya tidak bisa menerima semuanya ", wlo pada akhirnya cincin itu tetep dia terima karena dipaksa. Pun perhatian dan setengah pernyataan melamar dari temen-temen SMP atau SMU nya, yang selalu ia anggap angin lalu dan dai abaikan. Bagi gadis itu , Sebuah perasaan tidak bisa dipaksakan, dan terlalu berharga, sehigga hanya akan dia berikan untuk seseorang yang sangat berharga dan tepat. Semua akan indah pada waktunya, tidak perlu memaksakan sebuah hubungan yang memang tidak dia inginkan. Sampe pada hari itu dia tertarik oleh sebuah kekuatan yang dia juga tidak bisa mengerti dan fahami. Entahlah.... Mungkin benar perkataan dari laki-laki yang dia temui kali ini, bahwa semua itu seperti mysteri Illahi, biarlah Alloh yang bicara untuk semua kejadian yang dialami. Pun ketika laki-laki itu terperanjat, mengetahui bahwa gadis yang didepannya itu adalah seorang penyiar yang sering dia titipin salam untuk gadis kecil yang bernama " Shafa " yang laki-laki itu juga belum perah bertemu dengannya. Bagi Laki-laki itu  Shafa dan Evi Shofia adalah person yang berbeda. Person yang sering membacakan setiap puisi dan pesan yang dia kirimkan via sms di sebuah station radio untuk gadis yang dia kenal dengan nama shafa. Gadis yang menjadi tempat bertukar pikran berbagai hal kehidupan selama satu bulan , dan dia baru bisa bertemu dengannya hari ini. Dan semua itu memang telah menjadi jalannya hingga sampai pada saat itu, di tempat itu, kutub-kutub magnet mempertemukan dalam sebuah perpisahan. Pertemuan yang tidak disengaja, pertemuan yang berdasar pada sebuah sms

        " Dek, Aa akan pulang hari ini, dan sebelum berangkat, Aa pengen bertemu denganmu Dek "
         
        Terik semakin membakar bumi resik siang itu. Samapai sebuah Bus berhenti tepat di depan mereka.

       " Dek, Bis nya udah dateng . Sebentar lagi aa berangkat. Makasi ya adek udah nyempetin dateng menuhin permintaan aa. Dan adek tau, adek cantik dengan busana muslim itu ". Laki-laki itu berkata sambil sambil menundukan tatapan matanya.

       Suara ngeBass laki-laki itupun kembali membuyarkan lamunan gadis itu . Ada sebuah rasa kembali menggelitik dan membuat hati gerimis. Seperti oase di padang pasir yang membuat rasa ini nyaman. Dan pujian itu cukup membuat gadis itu tersipu dalam merah yang merona. Seraya tersipu  gadis itu menjawab

       " Owwhh... yaa... yaa... euumm...iya itu bus nya dateng , yaaa.. sama-sama A ". dengan sedikit tergagap...
      " Yaaa... Aa berangkat dulu ya. Maaf aa tinggalin dulu. Sekali lagi makasi. awas tiati pulangnya. " kata laki-laki tiu sembari tetep melengkungkan senyumnya.
      " Yaaah... yaa.. sama2, take care !! "
      " Apa tuh take care?? maaf bahasa inggris waktu sekolah aa jeblok ".
      " Yaa.. tiati... " jawab gadis itu sambil manahan senyum.
      " Jaga diri, jaga hati... Assalamualaikum !!".

       Laki -laki itu pun menatap sekilas, lalu segera menunduk. Berbalik dan segera menggendongkan tas ransel ke punggungnya. Gadis itu menatap dari belakang, sampai punggung itu menghilang dari sebuah pintu. Sekilas terlihat laki-laki itu berhenti sejenak di pintu bis, menatap dan melemparkan senyum. Gadis itu hanya membalas dengan anggukan. Suara mesin mulai berbunyi, perlahan, Bus itupun pergi perlahan membawa sekumpulan manusi yang berangkat dengan berbagai tujuan dan kepentingan. Termasuk membawa sekeping hati yang entah apa arti sebenarnya buat dirinya. Bus itupun menghilang di sebuah belokan Dan Gadsi itu masih menatap dengan menyisakan berbagai perasaan yang sulit untuk diartikan. Tidak ada yang special, tapi mengapa ada sesuatu yang aneh tertinggal di sini, di hati gadis yang lagi-lagi hanya termenung. sampai sebuah angkot berhenti didepannya, mebuyarkan lamunan.

       " Neng, kota kota neng. ".
       Gadis itupun menoleh dan mengangguk. Seraya naik dan meninggalkan satu sudut kota resik yang terik.












                                                    


***   Rahasia Illahi itu perlahan terurai, dan tabir Mahadewi terkuak dengan indahnya...... ( * Incu Banten *)

Selasa, 13 Desember 2011

L E L A H...

Berdiri depan cermin....
Menatap bayang lekat... lekat...
Menelisik gurat lelah yang sedang menyapaku dengan indahnya
Sungguh.......
Lelahku telah membuat aku serupa menua

Kembali berdiri depan cermin...
Menatap bayangku lagi lekat.. lekatt..
Menelisik sorot layu yang sedang manyapaku
Sungguh...
Layuku membuat aku serupa lemah


Lagi, dan lagi berdiri depan cermin
Menatap bayangku lekat-lekat...
Menelisik jiwaku yang ingkih
Sungguh...
Ringkihku membuat ku lengah.....

Terakhir kali berdiri lagi depan cermin
Dan tetap yang ku lihat hanya gurat lelah
Dan memang aku sedang lelah...

Rabu, 07 Desember 2011

3 Wanita, 3 Cerita Dalam Bingkai Rasa

Tasikmalaya, 04 Desember 2011.

            Aku masih terduduk di meja sebuah sudut meeting room. Seperti biasa tugasku kali ini adalah  membawakan acara yang dihadiri oleh para pejabat teras telkom Tasikmalaya. Aku nggak bisa konsentrasi full karena Hpku bergetar terus menerus. Pas aku buka ternyata dalam waktu bersamaaan tiga sahabatku sms pengen curhat dan pengen ketemu atau ditelpon. Masing-masing  membawa tiga permasalahan berbeda. Tapi intinya adalah tentang cinta, dan rumah tangga. Beuuuhh.... buka praktek Psikolog lagi dehh... Yaa.... walopun gadungan. Ada tiga kasus yang harus saya dengarkan dan fahami.

         Sms pertama : " Ceuuu... si si gw pengen curhat. asliiii... telpon gw atuh ceu... "
         Sms yang ke dua : " Vii... pengen curhat, gangu nggak?? "
         Sms yang ke tiga : " Veehh.. ngebaso yuukk... pengen ketemu, pengen curhat. masalah serius ".

         Tiga caracter yang berbeda dengan permasalahan yang sama, pengen curhat. sementara aku nggak mungkin menemui mereka dalam waktu bersamaan. Pun nggak mungkin nelpon mereka karena lagi terlibat acara yang sangat serius. Dan untuk semua sahabatku itu , aku hanya bales dengan kata-kata yang sama.
        " Punten ya.. evi nya lagi bawain acara eum, jadi nggak mungkin ketemuan makan siang, nggak mungkin nelpon. nanti aja atuh ya, atau by sms aja curhatnya ." aku pijit send.... dan teruskan untuk kedua sahabat lainnya.

        Selama acar berlangsung fikiranku nggak bisa fokus, mikir, ada apa ya dengan mereka??? seperti ada permasalahan yang serius yang harus dikomunikasikan. yaah.. mudah-mudahan saja ngak ada apa-apa. setelah itu tiba-tiba sms muncul lagi

       Sms pertama : " Owh... gitu yaaa...??? yawdah nggak apa-apa. gw cuman lagi shock aja sampe nggak bisa tidur ceu. Gw ketemu sama si arab, dan dia katakan cinta ma si gw. sementara gw kan baru aja merit. Dia sampe mau ngasi gw gelang , dan dengan terbata-bata dan berkaca-kaca dia bilang, 'Sebetulnya aa nyaah ka kamu'."
      Dari bahasanya aku tau banget dan bisa membayangkan rasa shock yang dialami oleh sahabatku yang pertama ini. Betapa tidak, perkataan itu yang dia tunggu-tunggu selama hampir satu tahun lamanya. Setiapmalam dia panjatkan do'a untuk sekedar mendapatkan perhatian dari cowok yang dia taksir. Kadang sampai melakukan hal-hal yang nyeleneh dan mengada-ada berbagai alasan hanya untuk bertemu dengan cowok itu. Berbunga-bunga tiap malem, sampai akhirnya dia sampai pada satu titik dimana dia harus menyerah terhadap keadaan. Bahwa tidak ada sedikitpun ruang dan rasa yang teralokasikan untuknya. Karena perbedaan culture, habbit dan lain nya. Yaa.. sahabatku menyadari betul bahwa ethnic tertentu maaf dalam hal ini ethnic ' arab' pasti selalu diarahkan keluarganya untuk menikah dengan ethnic dari merka juga. Dan akhirnya sahabat sayapun menggantungkan asanya , dan mencoba membuka hati untuk yang lain sampai akhirnya menikah. Makanya setelah menikah tiba-tiba cowok itu datang dengan tiba-tiba, dan dia bilang bahwa cowok itu sayang padanya, pasti perasaannya shock dan pengen temen berbagi. Sekedar untuk share aja. Mengingat posisi dia yang sekarang sudah bersuami. Mengapa harus sekarang?? Mengapa pernyataan itu terlontar dalam waktu dan momment yang sangat salah. mungkin itu yang sahabatku rasakan. Namun... ku hanya bisa membalas dengan sebuah sms, sebagai response awal hanya untuk sekedar menenangkan persasannya :

        " Sudahlah ceu.... Berarti do'a kamu yang dulu tuch ngak sia-sia. walo doa itu datang sedikit terlambat. Minimal kamu sudah tau, bahwa ternyata cowok itupun punya merasa perasaan yang sama. Dan dia baru menyadari kebaikan dan perhatian kamu setelah dia benar-benar kehilangan kamu. Nggak usah terlalu shock ceu, apalagi kamu sekarang udah punya suami. Anggaplah itu sebagai opspek pertama kamu dalam berumah tangga. Ok..... ^_* ". Langsung aku pijit send... dari hp ku.

        Belum lagi aku menghela nafas, tiba-tiba hp ku bergetar lagi. pas aku buka, ternyata sms dari sahabat saya yang ke dua .

       " Gini vi.... tanpa sengaja teteh buka BB si aa. ternyata dia suka berhubungan dengan mantannya. Mantan waktu di SMU dulu. teteh juga tau orangnya, karena dulu bareng satu SMA. Tapi ternyata ada BBM yang bikin teteh sakit. Dulu si aa terpaksa memutuskan hubungan dengannya karena biar ngak ketauan sama gank masing-masing yang saling bermusuhan. Tapi sepertinya sekarang ketemu lagi di BBM merka salaing curhat dan meneruskan perasaan yang terpasksa harus terputus dulu. teteh nggak enak vie. Apalagi si ceweknya sekarang janda ".
      Sehabis memeprsilkan sang BOS untuk mengemukakan welcome speech, aku pun baru membalas smsnya .
      " Tenang teteh, mungkin apa yang mereka bicarakan hanya untuk meluruskan aja, dan tidak sejauh yang teteh bayangin. Terkadang ada sesuatu yang harus disampaikan daripada penasaran. teteh bisa pantau si aa atuh, tapi jangan juga terlalu keliatan mantau, nanti si aa nya juga nggak nyaman. Percaya deh sama evi, tidak akan ada apa-apa dan berpengaruh terlalu jauh terhadap rumah tanga teteh. Okk... Sok , klo erlu bicarakan teh sama si aa, komunikasikan biar semuanya clear. "
      Belum lagi aku sempet nge send tiba-tiba hp ku bergetar lagi. Untung aja welcome speechnya panjang banget, jadi ada kesempatan buat sekedar liat sms dan membalasnya. Aku sedikit abaikan dulu sms yang baru dateng, lalu aku teruskan untuk nge send smsnya. Setelah terkirim, baru aku bisa buka sms yang baru dateng, ternyata sms dari temen saya yang ke tiga .


      " Veeehhhh..... pleasee... binguung.. neehh... si ayah ngambek. gara-gara saya chatingan sama si fahim orang pakistan. Emang si Fahim itu suka banget sama perempuan2 indonesia. Dan memang dia sering ngasi pujian dan kata-kata manis. Ya saya mikirnya, just iseng, orang jauh juga, ngak mungkin lah kita ketemuan. Jadi iseng aja , nggak lebih. tapi si ayah pas taueun dia marah besar, sampe ngeblock FB nya si Fahim. padahal message dari si fahim udah aku erase lho. gmn dunk?? tolong jadi penegah buat kami, mau nggak?? "
        Waaahhh..... gaswat nehh... ini mah. tapi ya gimanapun aku harus meneangkan dulu sahabat ku yang satu ini, akhirnya di akhir2 welcome speechnya Big boss aku sempetin bales smsnya

      " Hey... ya iyya lah jelas marah. Inget say, bentuk selingkuh itu bukan hanya kita harus ketemu face to face. Dengan kamu menikmati perasaan kamu sehingga menduakan rasa itu sudah termasuk selingkuh dalam skala kecil. Minta maaflah, walo kamu ngerasa nggak bermaksud seperti itu. Biar aku bantu juga nanti klo suamimu chat sama aku. Dan yang harus kamu lakukan, netralisisr perasaan, buang jauh2 rasa itu. wlo pun indah , tapi kalo hanya maya buat apa?? kenyataan jauh lebih indah say.. walopun kadang tak sesuai dengan keingiinan. Alloh tidak melulu ngasi apa yang kita inginkan, tapi yang kita butuhkan " Aku pijit send... dan langsung fokus lagi terhadap acara yang sedang aku bawakan. Ooooppsss..... ternyata welcome speechnya udah hampir mau selesai. Untuk membuatku fokus dan tenang , aku matikan dulu Hp ku, biar nggak ganggu konsentrasi. Dalam hatiku bergumam " Mohon maaf ya sahabat-sahabatku.... terpaksa cut dulu, nanti aku sambung ketika sudah nyaman " 

      Waktupun terus melaju, dan samape pada puncak acara menjelang sore tiba. Akupun bergegas beres-beres, karena teringat suamiku yang udah nunggu di bawah. dan Noyya yang pasti juga sedang main di teras rumah sekedar untuk menyambut kedatangan kami. Aku pamit, dan langsung menghampiri suamiku. Sepanjang perjalanan, akupun terus teringat permasalahan-permasalahan temen-temenku.Sambil memeluk erat suamiku alam bawah sadrku pun terus bicara, terkadang seseorang baru merasa kehilangan setelah benar-benar kehilangan. dan betapapaun waktu sudah tidak bisa dikembalikan, minimal sekedar tahu perasannnya saja sudah membuat hati kita senang, walo tidak untuk dilanjutkan. dan betapa kecanggihan teknologi itu kejam. Melebihi kejamnya ibu tiri bahkan ibu kota. Dan untuk mmbndung semua itu, betapa kita harus extra hati-hati menjaga hati dan perasaan, jangan samapi terbawa arus yang semakin dalam. Karena Perselingkuhan itu bukan hanya ketika dua orang saling bertemuan, melainkan menduakan perasaan.Dan suami atau istri ternyata punya cans yang sama untuk itu.

       " Ummiiii.... Abbiiiii....... "
       " astagfiruloohal 'adziimm... Noyya..... "  Akupun baru sadar ternyata sudah sampe rumah. Sambil turun dari motor, aku langsung memeluk noyya, buah cinta kami yang sangat berharga. Dan sesuatu yang berharga itu tidak mau aku sia-siakan dan hancurkan dengan kecerobohan dan kelengahan yang kami buat sendiri. Mudah-mudahan kami bisa istiqomah.


          *** For my dearest friends..... Tetaplah berjuang untuk keutuhan kalian. yakin, ini hanya sentilan dan ujian yang diberikan Alloh. Jika kalian mampu melaluinya, maka kalian akan mendapatkan kebahagiaan hakiki. dan aku selalu siap untuk menampung semua curahan hati kalian. Sebisa dan semampu yang aku tau... Luv U... ^_*





 

Selasa, 06 Desember 2011

Perlahan Mimpi - Mimpi Itu Pergi, Dan Senyum Tersungging Di sini

Perlahan Gelayut mendung itu sirna
Merangkak dalam sadar sempurna
Tak ada lagi resah
Tak ada lagi gundah
Tak ada lagi kata-kata  mahasmara
Semua menuju sebuah keseimbangan yang seharusnya...
Yang semestinya......

Perlahan gemuruh angin itu sirna
Merangkak dalam reda sempurna
Tak ada lagi buncah
Tak ada lagi gerah.
Semua menuju sebuah keseimbangan yang seharusnya....
Yang semestinya........

Perlahan Mimpi-mimpi itu pergi
Dan senyum tersunging di sini...



Jingga Jelaga Raga......

Jingga tersaput nelangsa tak terbaca
Ada lengis disana
Ada rapuh di sana
Ada berjuta hampa tertebar di savana
Rumput itu indah....
Seindah permadani yang kau berikan tempo hari
Menyungging senyum di bibir-bibir gembala yang tak bertuan.

Jingga perlahan berarak dari langitnya
Menitikan remah mega yang sangat kentara
Ada Jelaga di sana
Ada Karat di sana
Ada berjuta paku tertancap di raga


Jingga itu masih bertahan dalam kehampaan
Mendongak memaki langit
Memeluk sepi yang tak bertepi.....






Senin, 05 Desember 2011

Perasaan Itu Tidak Salah, Tapi Jangan Kita Pupuk Di Tempat Yang Salah......

     Sore kemrin, ada seorang sahabat yang lagi-lagi curhat dengan permasalahan yang di alamainya. Dia pengen sharing tentang pembenaran hubungannya yang sekarang dia jalani dengan seorang pria beristri. Mungkin karena perasaan yang sedang menggebu-gebu , sehingga sahabat saya itu merasa benar dengan apa yang dia rasakan dan dia lakukan. Tiba-tiba dia nyeletuk
     " Bu e... menurut bu e salah nggak apa yang saya lakukan ? "
     " Yaaa... salah atuh neng "
     " Tapi kan perasaan ini datang begitu aja, dan semua pemberian Alloh " dia tapak berapi-api.
     " Perasaan memang tidak salah. Rasa Cinta adalah hak yang paling hakiki dan manusiawi,  perasaan yang paling indah yang dianugrahkan Alloh untuk makhluknya. "
     " Perasaan memang tidak salah, tapi disamping perasaan Alloh kan ngasi kita akal sebagai kendali perasaan. itulah yang menjadi pembeda manusia dengan makhluk lainnya. "
    " Maksudnya Bu E?? "
    " Yaa.. supaya kita bisa berfikir apakah perasaan kita itu benar atau tidak. baik atau tidak. sejauh mana manfaat dan mudharatnya. "
    " Ya jelas manfaat buat saya Bu E. ".
    " Itu dari kacamata kamu aja kan, buat orang lain, atau dalam hal ini istri dari laki-laki yang kamu suka ?".
    " Tapi kan kata si aa istrinya nggak perhatian , dan si aa lebih nyaman dengan saya. ?
    " Ahhhhh.... itu alibi laki-laki yang dimabuk asmara aja jeng..... ya apapun dikatakan lah.Emang kamu tau persis  istrinya seperti itu?? jangan nambah permasalahan mereka deh. klo menurut saya, coba kamu tarik diri kamu dari mereka. jangan jadi orang ketiga dalam hubungan mereka. ingat lhoo... klo ada dua orang yg bersamaan yang ketiganya biasanya setan".
    " Jadi maksud Bu E saya setan?? "
    " Kamu lho yang nyebut, bukan saya hehehehehehe.... "
    " Tegaaaa................. "
    " Jeng, coba deh kamu berempati dengan perasaan istrinya. terlepas istrinya ada kekurangan atau tidak, tapi nggak semestinya kamu ikut memperkeruh. perasaan itu harus dipagari dengan iman, dengan norma dan akal sehat. jangan dibiarkan subur gitu aja. belum lagi dalam norma kita, walo laki-laki yang salah, pasti aja perempuan yang disalahin, di cap sebagai wanita penggoda. itu kerugian buat kamu jeng. Think twice ok. Love is Blind, but U can use Ur mind, Ur Brain, ok sista..  "
    " Trus aku harus gimana dong?? "
    " leave It....!!! Leave Him...!!! right now... !!!"
    " Saya kan masih cinta?? saya pasti akan patah hati "
    " Sakit itu hanya sebentar, biar waktu yang menyembuhkan semuanya. waktumu terlalu berharag untuk kamu buang sia-sia. masih banyak laki-laki yang insyaalloh lebih sholeh dan lebih maslahat untuk kamu . Perlu kekuatan dan tekad yang kuat, dan Bu E siap bantu kamu. atau sekedar nampung tangisanmu. "
    " Ok deh... I'll try sista.. makasi udah buakain hati saya."
    " Alloh lah yang Maha pembuka hati jeng, bukan saya, okeeyy.. Semangaaattt....!!! dan hal pertama yang harus kamu lakukan adalah, hapus code2 akses kamu."
    "okee.. makasi yaa.. ""
    " Yaaa.... sama-sama... ".
Akhirnya kami akhiri perbincangan yang terjadi di rest room itu, sambil sama-sama diam, dan tenggelam dengan perasaan dan fikiran masing-masing. Dia nampak tertegun dengan dalamnya. Biarlah dia temukan arti cinta sebenar........


                                                                      ************

   Tulisan ini true story from my friend..... Ibroh yang bisa saya simpulkan, tidak melulu perasaan itu dianggap benar. Tidak salah punya perasaan terhadap seseorang, karena itu hal yang paling hakiki dan azasi. Tapi bagaimana kita mensyncronkan anatara perasaan dengan akal, iman dan Norma.Kadang perasaan itu tumbuh di tempat yang salah dan tempat yang tidak seharusnya........ dan akan semakin subur jika kita terus memupuknya,



Sabtu, 03 Desember 2011

Gerimis Menitik....

Gerimis menitikan sejuk,
Meninggalkan basah dalam kering yang ditinggalkan terik
Tenangpun menyeruak
Menepiskan ragu yang yang termangu

Aku menemukan sesuatu pada remah mega
Jauh dalam terawang mata hati
Ada sejumput senyum yang terkembang di sini
Dalam Ketenangan yang tak terganti
Dalam kenyamanan yang tak terbeli

Cinta itu terbangun lagi
Dalam bentuk yang sempurna
Sesempurna bulat rembulan saat purnama

Cinta itu bersinar lagi
Dalam Bentuk yang sempurna
Sesempurna kedip bintang saat gulita

Gerimis menitikan sejuk
Meninggalkan sesuatu yang tetap ingin ku dekap
Hingga ujung waktu memanggilku...







Kamis, 01 Desember 2011

Menua Dengan Mu.......

Aku ingin menua dengan mu
Menghabiskan senja dengan senyuman indah
Menyaksikan lembayung jingga
Seperti warna teh manis yang sering kuracikan untukmu

Aku ingin menua dengan mu
Menghabiskan waktu bercengkrama tentang masa muda kita
Menertawakan gerimis
Menepuk hujan yang turun bersama rasa
Memandangi bulan dengan sempurna
Menerawang bintang yang berkedip seolah ingin berkata
" Kita sudah tua "

Aku ingin menua dengan mu
Dengan cinta yang tak pernah lelah
Dengan rasa yang tak pernah lusuh
Dengan kata yang tak pernah berubah
" Aku cinta kau hari ini, kemarin dan kemudian hari "





       * Tak terbatas kata dan rasaku untuk itu, untuk semua hal indah yang pernah kau cipratkan dalam lukisan hidupku, dan aku hanya ingin menua dengan mu, penjaga hatiku




                             



Rabu, 30 November 2011

Let's make a change for better life....

     Sebuah transformasi habbit untuk sesuatu yang lebih positif dimuali hari ini. Yaa... di awal bulan desember yang insyaAlloh penuh dengan keberkahan dan keceriaan. Memang sepertinya tidak akan semudah yang saya bayangkan dan teorikan, tapi saya yakin, kalo memang kita punya keingin kuat untuk merubah sesuatu, pasti akan bisa. Dengan sugesti yang tertancap dalam alam bawah sadar dan brain theathre kita, tentu akan semakin memicu setiap tindakan seperti apa yang kita inginkan. Banyak hal negatif dalam diriku yang harus dilesapkan, walau dengan proses tahapan yang cukup panjang. Mutiarapun , tidak serta merta menjadi sesuatu yang indah dalam sekejap, dia adalah wujud dari sebuah barang yang melalui proses pengendapan yang tidak sebentar. Harus ada sisi kesabaran yang ditonjolkan, dan tentunya support system dari orang-orang terdekat, terutama dari orang-orang yang dicintai.
    Ketika kita memutuskan untuk merubah sebgian dalam diri kita,  tentu saja harus dibarengi mantra-mantra kecil yang keluar dari bibi r kita . " kita bisa.... kita bisaa.. kita bisaa... " mantra itu saja udah cukup membuat rekasi positif ke seluruh indra motorik dan sensorik kita untuk bersama mengubah dunia. ditambah keyakinan dan ucapan Bismillah, yakin bisa dan semua akan baik-baik saja... amiiinnnn ^_*



               Let's make a change for better life....
               Because life is advanture.....   



Membacanya Saja.....

Membcanya saja
Cukup membuatku mengerti
Tentang arti sebuah perasaan yang cukup dalam.

Membacanya saja,
Membuat aku terbetot oleh lorong waktu yang cukup panjang
Menerobos sudut-sudut romantisme semu yang tak terelak
Slide demi slide itu bermunculan seperti layaknya sebuah pertunjukan sandiwara
Terangkai menjadi sebuah cerita dari negeri dongeng yang entah di mana.
Seperti sebuah film legenda yang tak lekang
Tetap hidup dalam sebuah museum tua yang renta
Rasa itu mati muda
Yang tingal puing-puing diliputi debu....

Membacanya saja,
Cuku membuatku tau
Bahwa cerita itu pernah ada
Dan aku sempat menjadi ratunya....



Senin, 28 November 2011

Rumahku Syurgaku..... ^_*

        Rumahku adalah Syurgaku.... Itulah hal terbesar yang ingin selalu aku wujudkan dalam hidup ini. Memiliki sebuah keluarga sakinah dan mawaddah yang selalu diguyur oleh rasa kasih, sayang yang tak bersyarat dan tak bertepi. Seperti telaga kautsar yang selalu memberi kenyamanan hakiki. Tidak mudah memang, tapi aku selalu berusaha untuk berbuat yang terbaik sekecil apapun, yang aku mampu dan aku bisa.  Merasa beruntung karena aku dikasi seorang imam yang tangguh, yang tak lembek, dan selalu memandang positif setiap sebuah kejadian. Walo kejadian senegatif apapun. Itulah yang membuat aku selalu bisa kembali tersenyum dalam keadaan apapun. Dan aku selalu merasa nyaman dalam kondisi seburuk apapun.

      Sebagai Co pilot, aku juga nggak boleh lengah. Selalu dan selalu memperbaharui cinta dan sayang untuk sang imam dan My lil princess. Menjadi seorang wanita yang lebih wise, bijak dan tidak gampang terbawa emosi atau  godaan apapun. Sulit memang to be a perfect wife, tapi selama kita mau belajar dan memperbaiki diri, saya rasa itu bukan hal yang terlalu sulit. Memahami dan meneliti setiap keinginan , mendengar dan engeh terhadap perasaan sekecil apapun, Berani menerima setiap kekurangan dan mensyukuri setiap kelebihan. menggap cukup dengan apa yang dimiliki dan diberikan Alloh kepadaku. Itulah yang membuat rumah sesempit apapun serasa luas seluas samudra yag tak bertepi.

     Kami pun punya mimpi yang belum terwujudkan, sampai pada bulan november ini, Alloh mengulurkan tangan Nya dengan indahnya. Membangun rumah mungil untuk menaungi kami dari hujan dan terik matahari, serta menghangatkan kami dari serangan dingin yang akan membuat kami menggigil. Walopun sempuran, sesempurna yang kami impikan, tapi cukup membuat kami merasa sempurna sebagai keluarga. Walo kami harus menunggu beberapa waktu untuk menikmatinya, dan pasti membutuhkan keringat yang lebih deras untuk mewujudkannya. Minimal Alloh telah membuka sebuah jalan , dan kami harus teruskan itu sebagai wujud ikhtiar kami. Mudah-mudahan Mimpi itu akan segera merupa sempurna. Dan kami tetap bisa menikmati indahnya petualangan yang engkau suguhkan untuk kami.

Minggu, 27 November 2011

Rabb.........

Rabb...

Biarkan hati ini bening
Biarkan hati ini ikhlas
Biarkan hati ini lurus
Biarkan hati ini lembut
Biarkan hati ini tumaninah......


Rabb......

Sabtu, 26 November 2011

Titik.....

Terlalu panjang untuk dirinci,
Pun ketika kertas-kertas itu terkikis
berubah kusam dan lusuh.
Ketika tinta tak berdaya lagi mencetak huruf-huruf
Seperti aksara tanpa kata,
Dan...
Ketika hujan menitikan air
Hingga lesap sebagian kalimat
Merupa gradasi tak berujung
Ceritapun tak utuh lagi
Dimana berakhir denga sebuah titik

Kamis, 24 November 2011

Seperti Itulah Aku.....

Seperti biasa,
Pagi ini ku hidangkan secangkir kopi hangat untukmu, belahan jiwaku...
Secangkir kopi yang kubuat atas nama cinta...
Cinta yang hangat ....
Seperti yang kau teguk tiap pagimu

Seperti biasa ,
Pagi ini ku hidangkan masakan lezat untukmu, pelengkap jiwaku....
Sepiring masakan yang ku buat atas nama cinta....
Cinta yang lezat...
Seperti yang kau rasakan tiap harimu.

Seperti biasa,
Sore ini ku racikan secawan teh manis jingga untukmu, penjaga hatiku...
Secawan teh manis jingga yang kubuat atas nama cinta...
Cinta yang beraroma...
Seperti yang kau kecap tiap senjamu

Seperti biasa,
Malam ini kuhidangkan sepotong brownies untukmu separuh nafasku...
Sepotong brownies manis yang kuhidangkan atas nama cinta....
Cinta yang manis...
Seperti yang kau nikmati tiap malam mu


Seperti itulah aku,
Yang selalu bertasbih dengan cintamu






Rabu, 23 November 2011

KoTak Musik ITu BeRbisIK...

Kotak musik itu berbisik...
Tentang sesuatu yang tak sempat tersamapaikan api pada kayu
Hingga mengabu

Kotak musik itu berbisik ....
Tentang sesuatu yang tak sempat tersampaikan awan pada hujan
Hingga mengembun


Kotak musik itu berbisik......
Tentang sesuatu yang tak sempat tersampaikan air pada salju
Hingga membeku

Kotak musik itu berbisik....
Tentang susatu yang tak pernah tersampaikan tanya pada sebuah jawaban






Senin, 21 November 2011

Ketika Cinta Memanggilmu, Katakanlah, Kejarlahh... !!

        Mendengarkan seorang sahabat curhat, adalah sebuah kenikmatan tersendiri. Dimana aku bisa lebih memahami, menggali dan mendapatkan banyak pelajaran yang sangat berharga yang bisa aku ambil hikmahnya dan menyimpulkan sesuatu sebagai wujud kegemaranku berteori.
       Kemarin, seorang sahabat terbaikku menumpahkan sesuatu yang membuat aku juga seolah terbawa ceritanya. Ketika bermula dia mempunyai sahabat laki-laki yang sudah dia anggap sebagai adiknya sendiri. Ketika aku menuliskan ke dalam blog ini, bukan berarti ingin memblow up atau menguak privacy sahabat, sekedar share dengan rekan-rekan yang mungkin pernah atau sedang mengalami pengalaman yang serupa. Sama sekali tidak ada tendensi untuk mendeskriditkan seseorang. Hanya sekedar mengasah hoby ku menuangakan cerita yang aku dengar, dan metransformasikannya ke dalam sebuah tulisan.
      Cerita bermula ketika beberapa tahun ke belakang, sahabat perempuanku mempunyai sahabat laki-laki yang karena lebih muda dia anggap sebagai sodaranya sendiri. layaknya seorang sahabat atau mungkin seorang kaka perempuan ke adiknya, sahabatku ini selalu mensupport segala hal yang menyangkut kehidupan sahabatnya tadi. Memang, beberapa penggalan waktu selalu mempertemukan mereka dalam sebuah komunitas, dan semua berjalan biasa saja, tidak ada sesuatu yang dianggap istimewa. Selepas SMA, sahabatkupun terpisah denganya. Remaja itu lalu pergi ke Bandung untuk meneruskan studynya. Sementara sahabatkupun meneruskan studynya di Tasikmalaya dan semakin larut dengan hoby barunya. Di pertengahan waktu setelah sekian discomunikasi, tiba-tiba laki-laki sahabatnya itu menelpon, menayakan kabar, dan kembali berbagi cerita tentang banyak hal. Dari saat itupun komunikasi kembali berjalan dengan intensnya. tapi masih tetep dengan frame sahabat, tanpa tendensi rasa apa-apa. Setiap lelaki itu pulang ke Tasikmalaya, pasti selalu menyempatkan menelpon dalam hitungan jam yang tak terputus, sampe pada suatu ketika, sahabat perempuanku itu bertanya spontan.
         " Gimana, Kamu udah punya pacar belom??? mahasiswi bandung kan ok-ok ? "
tiba-tiba sahabat laki-lakinya spontan menjawab ,
         " Nggak ah, hati saya udah terdampar sama orang tasik, di telpon ini "
sahabatkupun berceloteh dengan ringannya
         " ahhh...... masa seeehhh.... anak kecil juga. berani gitu menembak kakaknya ?? "
laki-laki itupun tegas menjawab
         " Beraniiii.... akan saya buktikaann... "
sahabatku menimpali dengan guyonan
         " nggak percaya deeehhh.... buat ku kamu tetep sosok anak kecil, hahhahahahaha ".

     Selepas percakapan di telpon itu, beberpa waktu pun berlalu, komunikasi antara sahabatku dengan sahabat lelakinya pun terputus. Nggak pernah ada kabar, baik berupa sms ataupun telpon. mungkin karena pada suatu hari sahabatku menceritakan kejadian itu kepada sahabat perempuannya yang lain yang tak bukan masih sahabat dari laki-laki itu. dan omongan itu mungkin dengan tidak sengaja sampe pula di telinga laki-laki itu. Waktu pun berjalan dengan cepatnya, sahabatku nggak pernah inget atau engeh dengan sahabat laki-lakinya. Kalopun tidak ada komunikasi mungkin karena dia terlalu sibuk dengan kegiatannya. Karena yang dia tau, sahabat laki-lakinya itu selalu aktif dalam kegiatan kerohisan di salah satu perguruan tinggi. Hingga ketika ada perubahan sikap pun sahabatku mengerti, mungkin karena laki-laki itu ingin lebih menjaga hijab. Karena pada suatu ketika dia pernah bicara
       " Tidak ada kamus pacaran dalam hidup saya, kalopun saya suka atau cinta dengan seseorang, saya akan langsung melamarnya dalam waktu yang tepat ." dan sahabatkupun langsung mengiyakan dengan semanngat.
       Pun mungkin dia telah konsentrasi dengan tesis yang harus segera dirampungkan, so, sahabat perempuanku ku mengapologize semua kehilangan itu. Sampai pada suatu hari sahabatku ini bermaksud mengikat janji dengan kekasihnya. Sahabat perempuanku ku pun sibuk mencari - cari data nama-nama teman yang akan dia undang. Dan dia teringat dengan sahabat laki-lakinya itu. Dia mengobrak-abrik berkas menelpon setipa nomor HP yang pernah dia tau, namun semuanya tidak aktif. termasuk ke nomor bandung yang sering dia menelpon tempat dia ngekost, hasilnya nihil. sampai sahabatku menemukan nomor telpon rumahnya yang di tasik, sahabatku pun langsung menelpon, dan yang ngangkat keluarganya. sahabatkupun menanyakan nomor HP sahabat laki-lakiny ayang masih aktif dan langsung menelponya. Namun hasilnya, tidak diangkat, hingga akhirnya sahabatkupun berinisiatif untuk mengundang by sms, dengan harapan, suatu waktu ketika dia tidak sibuk, dia bisa membacanya. Namun setelah sms terkirim, sms pun tak berbalas juga. Sahabat perempuanku sempet bertanya-tanya, kenapa?? tapi tidak begitu dipikirkan dengan husnudzonnya mungkin sahabt laki-lakinya itu sibuk. Dan sahabat perempuanku pun menikah.
      Waktupun terus berlalu, dan semenjak pernikahan tersebut tidak ada satu  kabarpun yang mengabarkan sahabatnya itu. sampai pada suatu hari, sahabatku dipertemukan dengan sahabatnya dengan ketidaksengajaan. Sebuah pekerjaan yang membawa sahabat perempuanku bertemu dengan sahabatnya via telpon. Sahabat perempuanku pun merasa senang, tanpa sungkan dia langsung membrondong dengan berbagai pertanyaan.
     " Hey.. kemena aja, kenapa nggak dateng ke nikahan ?? sms nggak dibales juga "
     Sahabat laki-lakinya pun cuman tersenyum kecil dari ujung gagang telpon. dia cuma menjawab
     " Nggak apa-apa, maaf ya. maaf banget "
     " Ya, udah nggak apa-apa koq. eh saya sedang hamil lho , doain ya "
     "  owh ya, selamat ya teh "
     "  iya makasi . ya udah atuh ya, sok sing sukses, klo mau komplen jangan sungkan2 "

      Teleponpun terputus. Namun setelah itu, hp sahabat perempuanku bergetar. sebuah sms pun diterima. langsung dibuka dan dibaca

     " Teh, maaf saya dulu nggak bales sms nya, pun nggak dateng waktu pernikahannya. sebetulnya saya kecewa, kecewa dengan keadaan, kecewa dengan diri sendiri. Tanpa teteh sadari, saya sudah menaruh niat sejak lama.  Namaun selalu saya urungkan karena saya selalu dianggap anak kecil. Sampai saya meneruskan studi saya demi untuk menjadi sesuatu yang layak dan pantas. Bertahun-tahun saya simpan niat itu, samapai pada saat ketika pas pernikahan teteh, saya sudah siapkan diri untuk melamar. karena saat itu saya sudah merampungkan tesis saya, dan sebentar lagi di wisuda sebagai magister. Dan setelah lulus, saya berniat menikahi "

      Seperti sebuah geledek, sahabat perempuanku hanya mampu termenung, memaknai kata demi kata yang ada di sms. Masih terkesiap dan  kaget dengan semua isinya. Terharu dan nggak percaya. Seorang laki-laki yang sudah dia anggap adiknya sendiri ternyata mempunyai rasa sedalam itu, dan selama itu dia memendamnya.  Tanpa sadar, sahabat perempuanku pun membalas nya .

     " Terima kasih untuk niat nya. saya sama sekali tidak pernah menyangka dan tidak pernah tau. Tapi kenapa tidak ngobrol dari awal?? jauh sebelum semua ini terjadi?? Tapi sudahlah, semua sudah menjadi taqdir, saya sudah punya kehidupan yang saya anggap terbaik dan saya anggap surga. satu pesan saya, janganlah terlalu larut dalam bayang2 yang tidak mungkin untuk diwujudkan, teruskan hidupmu, dan satu hal lagi. Cinta adalah sebuah hak yang paling hakiki yang dianugrahkan Alloh dalam bentuk perasaan yang maha indah. Jika kamu menemukan seseorang yang memeang kamu cintai dan berharap dia untuk menjadi pasanganmu, maka katakanlah, dan kejarlah, sebelum semuanya terlambat dan berakhir dengan penyesalan. Seorang perempuan itu hanya mampu menunggu. Maka kejarlah dia, tundukan hatinya , dan buat dia merasa dewi untuk meampung semua tumpahan cintamu. dan waktu hanya akan menjadi pedang untuk kediamanmu. Belum tentu waktu yang kamu anggap sempurna akan menjadi sempurna seperti yang kamu rencanakan. "
      Sms pun berbalas
     " Ya saya mengerti, dan setelah saya ungkapkan semua ini, saya merasa sedikit lega. Saya yakin cinta sejati tidak harus memiliki. Cukup menasbihkan dalam hati untuk  merasa bahagia melihat yang saya cintai bahagia."
     " Ya Syukurlah kalau kamu sudah bisa meneima. Saya doakan, kamu mendapatkan seseorang yang jauh lebih baik dari saya. Dan sekali lagi, Jika kamu mencintai seseorang dan ingin manjadikannya pasangan, maka katakanlah... kejarlaaaahh.... "
     " Ya, makasi teh. ammiinn... saya akan coba. saya akan mengejar mimpi saya, Melupakan semua cinta yang bertahun-tahun saya pendam dan saya sembunyikan. Makasi ya teh... "

     Sejak saat itu,  sahabat laki-lakinya pun bangkit dengan kekuatan dan serpihan puing yang tersisa. Sampai pada suatu ketika, Sahabat perempuan saya menemukannya kembali  di sebuah situs jejaring social, Dan sahabat perempuan saya pun merasa gembira ketika mambaca sebuah statusnya yang mengabarkan bahwa dia akan segera menikah. Menemukan belahan jiwa yang seharusnya dia. Tapi sahabat perempuanku segera menepisnya. Karena tidak sedikitpun cinta yang teralokasikan untuk sahabatnya. Hanya cinta dan sayang seorang sahabat..... dan dia yakin bahwa cintanya hanya dia dedikasikan untuk raja bagi hidupnya yang tak lain suaminya sendiri.  Dan seperti itu pula kisah yang dia curhatkan dengan penuh haru, dan akupun ikut terharu. Satu mungkin yang bisa aku simpulkan dan ambil hikmah dari curhatan sahabatku ini bahwa
" Jika cinta memanggilmu, maka katakanlah, dan kejarlah sebelum semua terlambat. Dan kalaupun terlambat, maka ikhlaskanlah. Karena cinta sejati tidak harus memiliki. "




             * True Story base on my friend tale , Just Enjoy Ur life sista....... ^_*




Minggu, 20 November 2011

SePeNGGaL RoMaN BioLa Tak BeRdaWai....

Perang itu belum usai ketika aku berjibaku dengan pohonku sendiri.
Mempertahankan sesuatu yang aku anggap benar
Tertatih-tatih menjadi tameng untuk sebuah keinginan
Beringsut hingga menjadi asing untuk ranahku sendiri
Sampai pada suatu ketika...
Aku merasa tertikam dari belakang....
Terhuyung di tengah kecamuk jiwa yang seolah buncah....

Perang itu belum usai ketika aku menoleh ke belakang
Seorang gladiator terdiam....
Membiarkan ku terberondong seribu tanya
Dan gladiator itupun masih tetap diam....
Berpaling , berbalik lalu pergi
Membiarkanku terhunus pedangku sendiri.....


Perang itu belum usai ketika gelanggang serasa riuh...
Riuh dengan suara dan mimik mencela
Seolah ingin berkata
Bahwa yang ku lakukan selama ini
hanya berbuah sia-sia...

Perang itu belum usai
Ketika aku tersadar
Ini hanyalah sepenggal roman dari sebuah  biola tak berdawai....


Minggu, 13 November 2011

Elegi Sebuah Kristal Lama..

Dulu,
Aku pernah memeluk sebuah kristal
Kristal yang terendap dari sebuah rasa
Rasa yang sederhana....

Aku memeluknya sekian lama,
Hingga tak terhitung menit yang kuhabiskan sekedar untuk menjaganya
Sampai suatu hari, seekor burung datang
Membisikan sesuatu yang teramat sakit di telinga
Dan kau pun datang menamparkan beliung di muka ku...

Praakk.....
Kristal pun jatuh dari pelukan
Pecah..
Hancur berkeping hingga remuk tak berbentuk...
Dan aku luka dengan sempurna
Hingga tak terhitung berapa ratus malam ku habiskan dengan rintihan...
Aku jatuuuh.....
Rapuuhh...
Lumpuuuhhh.....
Sampai pada satu titik aku cba menyapukan pecahan kristal itu
Dan meleburnya menjadi sebuah kristal baru yan lebih indah
Tak perlu ku rupa serpihanya
Karena tak kan merupa sempurna seperti semula
Dan guratan sakit itu akan terus menghantui rasa...
Rasa yang tak lagi sempurna.....

Jumat, 11 November 2011

MoZaiK CiNTa SaNG NaWaLa

      Delapan putaran matahari yang berevolusi pada setiap porosnya, membutku tersadar betapa lelaki ini teramat istimewa. Membuat satu windu itu terasa satu menit , dan selama itu aku merasa menjadi Mahadewi abadi dalam kastil cintanya. Sebetulnya tidak perlu aku ceritakan, betapa lelaki ini bisa menjadi apapun di mataku. Tak banyak keluh, tak banyak tuntutan dan tak banyak yang harus aku sembunyikan. Dimataku dia menjadi apa adanya, pun di matanya aku menjadi apa adanya. tanpa topeng yang harus aku pasang demi menyembunyikan borok rupaku.Di matanya aku temukan telaga yang teramat luas dimana aku bebas melepas dahaga, berenang dengan bebasnya lalu menyelami setiap segar molekul air yang terpancar dari setiap mata air cintamu. Bukan sekedar kata jiga aku menulis semuanya, pun bukan gombal yang aku tujukan untuknya, jika mata dan hatiku tertunduk untuk hanya mengingatnya saja. 

     Delapan putaran matahari akupun terus meniti hari demi hari . Seperti semula, aku adalah perempuan yang setia pada sebuah cinta.... Aku mungkin pernah jatuh cinta sebelumnya, tapi tidak sekuat ini, dan tak sehebat ini. Sebuah cinta yang berawal dari sebuah kekaguman. Kekaguman akan kata-kata yang membuatku gerimis, kekaguman akan kearifan yang membuatku tersadar, bahwa aku jatuh cinta sebelum aku bertemu denganya. Kekaguman akan kedewasaan yang membuatku terasa aman dan nyaman jika aku berkonsultasi dan berbagi berbagai hal tentang hidup dan kehidupan. Hingga aku sampai pada sebuah kesimpulan , bahwa dialah imam sejatiku, tepatnya pada beberapa waktu sekitar lima putaran bulan berotasi pada porosnya. Suatu hari setelah sholat , tiba-tiba terbias rupanya, dan aku berdoa " Rabb.. jika memang dia seseorang yang engkau utus untuk menjadi imam dan nahkodaku, maka dekatkanlah, permudahlah untuk setiap persatuan kami ". beberapa detik dari itu, Alloh menjawab do'aku dengan sebuah sms  " Rabb... jika perempuan ini adalah seseorang yang Kau tititpkan dalam sisa usiaku untuk menajdi pelengkapku, maka dekatkanlah.. satukan kami dalam Taqorrub Pada Mu ", dan disela gerimis hatiku, aku hanya mampu membalas dengan satu kata " Insya Alloh "
Dan jawaban itu cukup sebagai pendeklarasian cinta kami, yang terungkapkan secara dewasa dan indah.

       Delapan putaran matahari yang berevolusi pada porosnya terhenti sejenak di putaran ke lima. Dimana Cinta bertasbih degan indahnya, dimana magnet yang saling tarik menarik itu semakin kuat, Yang terserakpun terhimpun dalam sebuah ijab qabul yang suci. Beda melesap, membaur dan membias menjadi pelangi yang sangat indah. " Aku cinta kau hari ini, kemarin dan kemudian hari " itulah yang terjadi 2 November tiga tahun yang lalu, di mana pendeklarasian cinta itu mengubah dia yang awalnya haram, menjadi halal untuk ku, pun sebaliknya. Saujana pun tergelar, sauh terpancang dan bakhtera perjalanan perahu kitapun di mulai. Membelah lautan lepas yang ganas, yang menyimpan banyak mysteri dalam setiap episodenya. Entah ombak, entah karang, entah gunung es atau bahkan kawanan perompak yang akan menyandra kami dengan setiap bujuk rayu nya. Entahlah... yang jelas, kami hanya berbekal cinta dan niat suci, kami hanya menyandarkan tali jangkar kami terhadap qadho dan Qodar disela Roja akan berkah dan Ridho Nya, yaahh.. itu saja yang kami punya, hingga perjalanan Kapal kami genap pada 3 kali perputaran matahari berevolusi pada porosnya. Dan itu serasa sekejap. Meski sempit dan pahit kadang menyapa kami dengan sesaknya, tapi dia , sang lelaki istimewa itu selalu mengubah maind set ku menjadi sesuatu yang positif. Mengubah pikiran sempit menjadi luas dengan berbagai pintu-pintu keluar seperti halnya bangunan coloseum yang berada di italia, " Begitu banyak jalan menuju roma" dan tergantung dari sudut mana kita melihat dan memulai. Lelaki itu juga menjadi air untuk setiap letupan api ku, dan menjadi imam terbaik untuk ku dan Noyya anaku. Terlalu hyperbol mungkin jika aku tulis semua yang terjadi pada perjalanan aku tentang nya, dan di usia pernikahan kami yang ke tiga ini, aku hanya ingin tetap berkata : " Aku Cinta Kau Hari Ini, kemarin, Dan Untuk Kemudian Hari ".








**** Tulisan ini dedicated for My Lovely Husby " SIHABUDIN JAMIL ". Terima kasih untuk lautan   cintamu yang tak bertepi, cinta yang tak bersyarat, cinta yang menerimaku apa adanya. Terima kasih untuk setiap air untuk semua letupan apiku, Terima kasih untuk semua hal positif yang kau tanamkan untuk ku dan putri kita Noyya, aku tidak bisa membalasnya, selain dengan kata-kata sederhana yang tak sempat tersampaikan api pada kayu hingga mengabu,  " Aku Cinta Kau Hari Ini, Kemarin Dan Untuk Kemudian Hari "

                         Happy aniversary 4 us, Wish Alloh Always Blessing our Mariage

Minggu, 23 Oktober 2011

Pusara Yang Tertunda

Pusara itu terbangun sejenak,
Menyapaku dalam hentak yang membuatku diam
Mengigau seperti kakak tua yang pernah hinggap di jendela
Menyayangkan jiwa yang tidak lagi muda.
Sudahlah.....
Karena pusara itu telah lama tertidur
Dalam patahan waktu yang cukup panjang
Tidak perlu dibangunkan...
Karena hanya akan menimbulkan ketakutan yang tak terjemahkan
Biarkan pusara itu hanya bagian dari mimpi yang tak berarti apa-apa
Biarkan tergantung seperti bintang di langit
Yang tak pernah akan tersentuh.....
Tak kan pernah jatuh....

Pusara  itu letih....
Seperti keletiha jiwa yang tertunda tak pernah menapaki bumi....
Sudahlah...
Karena pusara tak lebih dari sekedar pusara...
Pertanda sesuatu yang telah usai...
Sesuatu yang telah pergi..
Yang akan berakhir dalam kesunyian,
dan akhirnya... terlupakan

Kamis, 21 Juli 2011

MeNaTap Mu LeKaaT - LeKaT.....

Menatap mu lekat-lekat
Wahai sang penjaga hati,
Mengamati tiap inchi wajahmu yang terlelap
Serupa jamu yang selalu membuatku hidup...
Tegarr....
Dan selalu bangkit dari jatuh terpuruku

Menatap mu lekat-lekat
Wahai sang penyeimbang hidup..
Seolah tak bosan menikmati tiap sudut bentuk wajahmu yang sedang terpejam
Seperti telaga yang tak henti menyimpan tumaninah
Membuatku selalu merasa permata
Atau putri kecil yang selalu haus belaian....

Menatapmu lekat-lekat
Wahai sang pembentuk remuk utuhku
Seolah tak lekang cintamu meski tertidur
Menunda tangan sejenak
Untuk kau rentangkan esok
Menghidangkan tempat terindah
Memeluku utuh dalam nyanyian cinta
Yang tak berujung waktu...




                 **** Sekeping hati itu seperti candu yang tak kan berhenti memabukanku dalam tasbih cinta

Rabu, 22 Juni 2011

Sebuah Titik Kontemplasi....

Jika........
Sesuatu itu memang bukan garisku
Rebahkanlah semua duka, lara ini dalam bingkai waktu
Biarkan semua kerapuhan terbang
Biarkan tangisan itu menguap ditelan deru angin
Yang berhembus dan tak kembali
Biarkan aku mencoba memaknai makna takdir yang memang harus terukir lekat...
Dalam patahan waktu
Kini, dan nanti ........
Menjadi sebuah titik yang merupa cantik...


Minggu, 22 Mei 2011

IB217......

      " Assalamualaikum, Akhi dan ukhti masih bersama saya Evi, dari bukit primera 94.6 Q Fm, di acara Sakinah. Seperti biasa, selama satu jam ke depan, insyaalloh saya akan mengawal anda. Tapi mohon maaf akhi dan ukhti, untuk sakinah kali ini narasumber yang biasa berbagi ilmu dengan kita tidak bisa hadir. dikarenakan ada keperluan yang tidak bisa beliau tinggalkan. Tapi jangan khawatir, saya akan saya ganti dengan gita-gita islami yang akan saya hadirkan untuk anda, jangan lupa anda masih bisa gabung di 081222542946, untuk sekedar share ilmu keislaman atau request gita islami. Satu gita pembuka untuk anda "

      Pagi yang terasa aneh, dengan perpaduan hangat dan dingin di sebuah puncak gunung gede. Seperti biasa, i still for u Q lovers, walo sedikit harus berganti posisi sebagai seorang ukhti, karena hari ini, aku ngegantiin temen yang nggak bisa ngeguide acara sakinah, yang mengupas berbagai hal islami. Tidak terlalu sulit, walau aku sudah bermetamorfosa menjadi seorang gadis tomboi, setidaknya aku dulu pernah mengenyam pendidikan sekolah agama, dan Tsnawiyyah. Pun ketika SMu, aku sering berkecimpung disebuah komunitas organisasi Forum Aplikasi remaja Islam Al-Hidayah ( FARIH ) , yang semua komunitasnya berlabel akhi dan ukhti. walo kadang aku mungkin sedikit abu-abu. hmmmhhh......... seorang ukhti yang sedikit jalingkak. wkwkwkwkwkwk..... tapi aku suka.....
  Satu gita islami dari maestro bombo masih mengalun denga indahnya, aku ke luar ruangan siaran mengambil gelas merah bertuliskan " Nescafe " di rak piring pantry . Sebentar masuk kamar mess untk sekedar mengambil nescafe yang aku tinggalkan di meja kamarku. Aku kembali ke pantry, menyobek kemasan kopi, lalu aku seduh dengan air hangat yang sudah kak via siapkan untuk kita. yaaa.. secangkir kopi nescafe hangat untuk membuyarkan kebekuan yang membelenggu ragaku. Srupuuutttt..... aaahhh... alhamdulilah, nikmat sekali rasanya. hangat, dan kesegaran mulai menelusup ke tiap rongga tubuhku, termasuk ke jendela mata. Rasanya kantuk itu sudah hilang.Walau tetep satu pikiran tetap menggelayut di hati saya. ada yang tersisa dari patahan waktu. Tapi sudahlah.....
   Selesai bergumul dengan kehangatan sang kopi, akupun kembali masuk ruang on air. Aku cek layar monitor , cek lagu di part playlist, lalu beralih ke window aplikasi smsmart. Sekedar utnuk mengecek inbox sms yang masuk dari audience. Aku buka, aku cek satu persatu. No something special... sampai pada record yang ke 10, aku sedikit berhenti. membaca dengan seksama ,
     " Wahai Ukhti, cerahkan wajahmu, Geraikan rambutmu, kerlingkan matamu, rekahkan bibirmu, merdukan suaramu hanya untuk suamimu ".
     " Wooww.... dalem bangget ni sms, dari siapa seh??" gumamku perlahan sambil pikiran yang dikerubuti rasa penasaran. karena nick name yang dia tinggal hanya IB217.
      Beberapa lama, aku terhanyut dalam barisan kata-kata di sms itu, aku terhanyut dalam pilihan katanya. Yaa.. memeang dari dulu, kelemahanku satu. Aku teramat suka dengan person, siapapun itu, yang sangat mengahragai kata-kata. Sampai aku nggak sadar, lagu yang aku set di playlist sudah hampir mendekati coda, dan aku tergopoh-gopoh mengambil headset, memasangkan ke kepalaku, merapikan mike, dan jari -jariku tertuju pada tombol-tombol yang terdapat di alat siaranku. Dan akupun kembali hanyut mamainkan brain theatre para audience, yang mungkin salah satunya adalah "KAU" sang pemilik SMS yang membuat hatiku sedikit berdesir dan gerimis................

Rabu, 18 Mei 2011

Hati Ini Adalah Hati....

Hati.......
Susahnya menata hati...
Kadang   lembut, kadang mengeras...
Kadang putih, kadang hitam..
Ouugghhhh..........

Hati ini adalah hati....
Seoonggok organ kecil yang kadang rapuh ,
Hancur berkeping atau menjelma menyerpih teriris lengis
Ahhhhhhh.......
Sudahlah... hati ini memang teramat unik,
Hingga kadang kelimpungan untuk mengendalikannya

Hati ini adalah hati....
Hati yang  harus diperlakukan dengan hati-hati
Hati yang teramat benci untuk dikhianati...
Hati yang teramat enggan untuk dibohongi
Karena sekali tersakiti...
Kadang guratan itu teramat abadi.....

Hati ini adalah hati....
Hati yang yang teramat hati-hati untuk menemukan hati........

Selasa, 03 Mei 2011

RiSaLaH SaNG UmBaRA

Panggil saja saya umbara
Karena ragaku telah lama terdampar di ranah para Tubagus,
Bukan untuk mati, sekedar mencari arti
Dari sebuah kehidupan.

Panggil saja saya umbara,
Karena bapak dan ibuku selalu berkata " Kapan pulang Nak?"
Setelah takbir fitri berkumandang, aku masih tetap harus berjibaku dengan alam

Panggil saja saya umbara, 
Karena jiwaku telah menyetubuhi bumi sunda kelapa,
Memeluk tiap inchi tanah,
Bergumul dengan  buih air,
Mendekap setiap terumbu karang
Yang bergelut dengan tangan-tangan jahil

Panggil saja saya umbara,
Walau akhirnya harus pulang demi memelukmu
Meruntuhkan jiwa-jiwa kembaraku,
Karena jiwa ini terlalu lemah dan kalah
Oleh rengekan manja menggoda
Yang setiap saat bertanya
" Kapan pulang?? "




Senin, 02 Mei 2011

Buruh Internasional.wmv

HaPPY MaY DAY To All MY FrieDs... N Let's Make a Change

           May Day..... Hari buruh internatiaonal yang jatuh setiap tanggal 1 Mei. Bundara HI indonesiapun dipenuhi oleh para buruh dan karyawan yang berorasi menyuarakan setiap keinginan akan peningkatan kesejahteraan para pekerja.Memang masih banyak ditemukan potret buram  sistem kerja yang ditemukan di Indonesia tercinta ini. Dengan laju pertumbuhan penduduk yang semakin signifikan yang tidak dibarengi oleh pertumbuhan ekonomi yang stabil dan lapangan kerja yang tidak memadai, Pemerintah dianggap gagal untuk memenuhi hak rakyatnya untuk mendapatkan pendidikan dan pekerjaan yang layak. Akhirnya kemiskinan semakin merajarela, dan pengangguran pun tidak bisa dielakan. Banyak sekali lulusan akademisi yang bertitel sarjan, berujung di kehidupan yang luntang-lantung.  Atau harga tenaga kerja juga menjadi turun, dengan rate nominal gaji yang kebanyakan tidak sesuai dengan kelayakan taraf hidup yang memadai. Belum lagi dengan diterbitkannya sistem kerja outsourcing yang semakin  memperparah tingkat kesejahteraan pekerja. Sehingga menimbulkan gejolak antara perusahaan dan pekerja itu sendiri.
          Dengan sistem tenaga kontrak outsourcing ini dipandang sebagai miniatur perbudakan dalam skala halus. Perusahaan menunjuk beberapa perusahaan penyedia tenaga yang kurang lebih bergerak seperi calo (Kalo ditilik dalam bahasa kasarnya) , yang menjadi penjembatan antara perusahaan dan tenaga kerja, dan berhak melakukan pemotongan-pemotongan tertentu yang kadang kalau dijumlahkan mencapai kalkulasi hampir setengan dari gaji yang seharusnya diterima oleh pekerja. Sungguh memprihatinkan dan merugikan pekerja. Sementara pekerja tetap dibebani pekerjaan yang memang seharusnya dari gaji yang semestinya. Pihak perusahaan pun berdalih memang merasa nyaman dengan sistem tenaga kerja outsourcing ini. Perusahaan tidak dibebani oleh berbagai tunjangan yang harus dipenuhi dan pengcoveran kesejahteraan, Pun kenaikan gaji yang berkala yang disesuaikan dengan setiap ada perubahan rate harga sesuatu yang sifatnya macro, yang memicu kenaikan dalam setiap barang dan berimbas terhadap cost  pemuasan kebutuhan pekerja itu sendiri. Sistem outsourcing selalu mematok Nilai nominal gaji secara flat untuk satu tahun ke depan, tanpa ada kewajiban perubahan meski dipicu perubahan faktor apapun. Dan yang lebih parah, pekerja merasa was-was dalam hal pengcoveran kesejahteraan yang hanya dijejali sebuah kartu jamsostek dengan paket hemat seadanya, yang hanya mentok di pelayanan rumah sakit umum dengan kelas II saja. Belum lagi di lapangan sering ada penyelewengan oleh pihak penyedia pekerja, entah uang yang tidak disetorkan atau iuran yang menunggak, sehingga ketika hendak berobat ditolak mentah-mentah oleh dokter atau rumah sakit yang dituju dengan alasan black list. Dan kalau pun pembayaran lancar, pekerja disulitkan oleh prosedure jamsostek yang kadang terlampau ribet dan teoritis, sehingga ujung-ujungnya pekerja harus membayar sendiri biaya kesehatan tanpa bisa mengklaim penggantian kepada jamsostek hanya karena alasan prosedur yang sebetulnya tidak relevan dengan keadaan urgent di lapangan. Pekerja lagi yang dirugikan.
           Selain itu Sistem outsourcing juga membuat para pekerja tidak bisa mempersiapkan masa depan yang lebih gemilang. Karena PKS, atau kontrak kerja tidak ditentukan secara fix, selalu mengikuti perubahan perusahaan , selalu diperbaharui setiap setaun sekali danlagi-lagi dengan rate gaji yang Seadanya. Kalaupun pekerja memprotes, biasanya saling lempar antara pihak perusahaan dan pihak management penyedia perusahaan,  dan akhirnya menakut-nakuti dengan isu perampingan dan lain sebagainya untuk sekedar membungkam unek-unek para pekerja, sehingga karena alasan sangat butuh, pekerja pun diam dan pasrah pada keadaaan.Dan Setiap tahun para pekerja dihantui momok yang sangat menakutkan, karena perusahaan bebas menjatuhkan vonis kapan saja untuk memberhentikan dengan alasan yang berbagai macam ragam, efisiensi, penyegaran tenaga kerja dan apalah itu, sehingga pengabdian bertahun-tahun pun dianggap nothing, Kalau pekerja masih diperlukanpun harus mau digaji sama dengan karyawan yang baru saja datang.  Sungguh sangat memprihatinkan potret pekerja outsourcing di negeri indahku indonesia. Padahal kalo saja kita menilik sistem kontrak dan sistem penggajian di negara luar, ketika seseorang berniat kerja di luar negeri, dengan sistem kontrak diperusahaan atau dengan menjadi (mohon maaf) pembantu pun dengan grade pendidikan SD pun, ketika pulang kembali ke Indonesia mungki mereka sudah bisa punya apa yang bisa dibanggakan. Ckckckckckckcckck.......
            Makanya Teman, Sahabat, Rekan............. Berdirilah kalian. Mulailah aware, mulailah sadar...... Ciptakan dunia yang indah untuk duniamu sendiri. Jangan bergantung pada orang. Kalau saja ada kesempatan untuk berdiri di atas kaki mu sendiri, Wake Up.... !!! Take Ik!! Jangan sampai kita baru tersadar ketika usia dan waktu telah menggerogoti kita dalam ketidakberdayaan dan ketidakmampuan untuk berkaraya. Jadilah kepala walo harus tertatih, daripada terus-terusan jadi ekor dan tunduk dalam telunjuk orang. Tulisan ini hanya untuk menggugah diri saya, keluarga saya, dan mungkin rekan-rekan terdekat saya. Singkirkan belenggu penjajahan yang terselubung ini. Mudah-mudahan kita bisa berdiri, dan menetukan langkah yang lebih baik, sehingga kita bisa menatap dunia dengan tegap, dan mempersiapkan syurga indah buat keluarga, dan anak cucu kita.  Ammiinnn...........................

Senin, 25 April 2011

ManTRa Di PaGi Hari.....

       Bangun tidur merupakan awal yang sangat penting untuk menentukan satu hari ke depan yang harus dilalui. Bangun tidur seperti momment of truth yang sanggup menginfluence taste atau mood kita seharian. Makanya, ketika bangun tidur, awali dengan sesuatu yang baik. Dengan membaca do'a atas rasa syukur betapa kita masih dipercaya untuk meneruskan hidup, dan menyunggingkan sedikit senyuman untuk menghapus penat dan negatif side yang ditinggalkan hari kemarin. Tarik nafas.... dan coba nikamti hawa segar yang masuk ke tiap inci sel dari tubuh kita. Dan rasakan sebuah kekuatan energy yang dahsyat , menjalari setiap indra dan katakan, " Bismillah.... aku siap menjalani hari ini dengan yang terbaik yang aku bisa."  Heu..heu..... sambil baca mantra " Never say never, No something imposible in Ur Life, Try.. tryy.. n try.... hard n harder.... n Close ur eyes... feel the wind.... up Both of Ur hand... then Fly away .... accros the sky, touching some dream in Ur life, n make it true.... I believe I can..... "

Rabu, 20 April 2011

SePeNGGaL RoMaN DaRi SeBuaH PeRJaLaNaN KeCiL

Hari ini,  once upon a time, 20 April  1982, di tengah hujan keusik leleran gunung galunngung, di sela halimun poek yang menyelimuti tasik kota resik, aku terlahir. Mulai menebar tangis yang melengking memecah kamis malam yang sedikit remis. Tidak terlalu istimewa memang, tapi bagiku, merupakan awal dari sejarah hidup dari seorang EVI NURSOFA.
Tidak terlalu banyak yang bisa diceritakan dari seorang EVI, cuma seorang anak yang tumbuh dari sebuah perjuangan orang tua. Seorang anak yang kadang susah difahami orang tua, seorang anak yang tidak bisa lepas dari dunia seni, seorang anak yang tomboi dan suka berkelahi dan selalu menang dari teman laki-laki di SD nya, seorang anak yang tak mau kalah dalam hal prestasi belajar, seorang anak yang unpredictable, dan suka akan hal-hal yang nyeleneh. Sampe-sampe suatu malam, tepatnya malam jum'at pernah lari kocar-kacir, gara-gara disuru sama om dan tantenya  nyumbang lagu pada pegelaran pengamen jalanan, yang bertepatan dengan pengajian malem jumatan. Tiba-tiba, ada seorang kepala desa yang datang mengobrak-abrik kerumunan tersebut, pas aku sedang bernyanyi. heu..heu... kadang aku suka terkekeh sendiri kalo ingat masa itu.
Evi kecil pun tumbuh.. tumbuuh.. dan tumbuh... seiring dengan perjalanan evolusi matahari yang terus berputar, Evi kecil juga berevolusi secara pisik dan psikis. Ketika memasuki usia SMP, Aku tumbuh menjadi seorang gadis yang periang, seneng becanda dan masih dengan aksen tombi nya dikit-dikit. Cuman,  karena waktu itu aku masuk di sekolah yang berlabel agama, kemudian terpilih menjadi salah satu dengan tugas tertentu, kegokilan asliku sedikit teredam, menjadi sosok yang sedikit jaga image. heu..heu... walo pada akhirnya prinsip yang didengung-dengungkan keluarga sempat teruntuhkan. heu... heu... sudahlah, kisah manis yang tak berujung manis itu tak perlu saya ceritakan.

          Memasuki masa Putih Abu, kegokilan dan kecaliweuraanku mulai muncul kembali seiring dengan lingkungan yang juga pada asyik dan gokil. Aku inget, saat itu aku keuekeuh pengen masuk ke SMU 2 Tasikmalaya, dengan alasan , waktu SMP aku sering banget ngikuti kegiatan-kegiatan lomba yang sering di adakan oleh sekolah tersebut. Aku sudah merasa familiar, dan merasa jadi bagian dari SMU 2 ini. Lingkungannya, guru-gurunya, bahkan siswanya yang mungkin kelak menjadi kakak kelasku.walaupun orang tua keukeuh maksa untuk masuk ke SMU 1 dengan alasan lebih dekat. Akhirnya akupun masuk ke SMU 2, walo sempat terjadi tragedi. hampir tidak diterima, dikarenakan miss understanding bapak ku yang nggak daftar ulang. aku pun sempat terombang -ambing  daitara kelas 1-6 dan 1-1,  sementara aku terus berjuang sendiri tanpa orang tua meloby guru agar aku tetap bisa sekolah di SMU ini. finally, aku ditetapkan di kelas 1-1. Dan disinilah aku bertemu dengan sahabat-sahabat yang sampe sekarang keep in touch. Ada Ocha, Aroel, Uo, Nini, Doling, Mami, My all, Aki, Hendra, afang, Akang, Henra bang kumis, Tante iin, Ubed, Inna, n so on yang nggak bisa diseutin satu persatu * Than's for Beautiful momment n beautiful friendly*. Kelas yang begitu open dan hangat, yang membuahkan persahabatan abadi samapai saat ini. Di sini keusilan di mulai. Aku sering bangget ngerjain guru-guru. Diantaranya, Pak Juher Alm ( Mudah-mudahan bapak memaafkan kejailan saya pak ), Pak Endang Dahyar, Bu Ooh ( Kmren saya ketemu  jadi malu sendiri Bu, karena dulu waktu belajar kimia dengan ibu, saya sering nyeletuk, CH3 CEU 'O'OH ), kemudian Bu Entin ( Saya sering mengganggu pendengaran ibu dengan hariringan saya ketika ibu nyatet, hingga Bu entin sering nyeletuk " Evi, Babaung wa"), Bu Mimi ( Punten Bu, abdi pernah nyuruh ibu beli produk PIN Dragonfly dari Avon, dan dipake di atas kerudung hingga semua ketawa). hhhhhhmmmmhh.... The jahil One weh.... Itu sebabnya ketika aku lulus SMU, disuruh masuk keguruan sama orang tua dan kakak, aku nggak mau. Karena takut terkena hukum karma.( heu...heu.. semoga guru-guruku dan Alloh mengampuni aku Yaa.. Rabb...). Dan karena kegokilanku, aku dapet beberapa julukan dari para sahabtku. RATU KODOK, MISS AVON, dan sebuah nama panggilan IVEH. hhmmhhh.... a nice momories. Dan kenangan -kenangan itu terus teruntai seperti sebuah harmoni dalam melody yang tak pernah usai, hingga aku pun lulus.
         Lulus dari SMU, aku ikut Tes UMPTN. Ternyata tidak semanis yang dibayangkan. entah karena terlalu tinggi mengambil target yang peminat dan passing grade nya , atau memang tidak ada restu yang full dari oarang tua. Karena Mama ku selalu dan selalau khawatir melepasku jauh dari dekapannya. Setelah dua kali mengikuti UMPTN tersebut, akhirnya aku pun harus pasrah, tunduk pada tepian takdir yang tidak memperjodohkan aku dengan jurusan psikologi UNPAD, Sungguh sebuah hantaman yang teramat berat karena pada waktu bersamaan , aku pun harus menerima takdir yang lain dari sebuah perjalanan. Terpuruk, dan tak mau ketemu sama orang-orang. Tapi setelah mendengar sahabat-sahabatku pun bernasib sama, akhirnya aku merasa sedikit terobati, tapi tetap aku pasrah pada kenyataan hingga akhirnya ibuku menitipkan aku pada guru ngaji aku yang kebetulan jadi dosen di salah satu akademi swasta di bidang TI. Berat memang untuk bisa menerimanya, apalagi lingkungan kuliah yang sebelumnya tidak terbayangkan sama sekali. Begitu jauh dari target dan suasana kondusif  yang ku bayangkan. entahlaaaaahhh...... sampai pada satu titik, ketika aku merasa tidak nyaman, aku dapet kabar dari seorang teman tentang lowongan pekerjaan di sebuah radio di tasikmalaya. dengan iseng, aku mencoba buat lamaran, dan akhirnya aku kirimkan bareng-bareng sama temen, aku langsung di take voice, dan pulang. Sekitar dua hari kemudian, aku dapet telepon untuk datang interview,  dan langsung lulus. Aku merasa mengiba karena temen yang ngasi kabar ternyata tidak terpanggil. Whatever, tak apalah. Toh itu sebuah seleksi alam. Aku pun mulai menikmati kehidupan baru dengan job baru yang sama sekali aku sukai. Enjoying My life, my dream... to be a Caster. wooooww..... Sampai pada akhirnya aku lebih menikmati kerjaannku daripada kuliahku. Banyak sekali yang aku temui pada fase episode yang ini, aku menemukan seorang Sahabat "FEBRIYANTI DEWI", dan yang paling penting, aku menemukan sekeping cinta dari nawala yang sedang terbaring lemas, yang perlahan tersembhkan oleh hypnotis suaraku. Ya..... Aku Evi Shofia yang tersambungkan angin dengan sebuah nick name Incu banten. Sebuah pertemuan yang gerimis... yang sarat akan romansa sufi yang tak mungkin terlupakan. Sebuah roman yang terus dijaga hingga kami merasakan belahan jiwa . Kami memang pribadi dua kutub, tetapi kutub-kutub tersebut saling tarik menarik untuk sesuatu yang lebih baik. Kutub-kutub yang akhirnya mengikat semua yang terserak, menjadi sebuah keinginan untuk menyatu. Sesuatu yang indah,  yang mengalir sampai detik ini, detik di mana aku mengetik , mensharekan sebuah kutipan yang mungkin tidak terlalu berharga, tapi bagiku, adalah sejarah... sejarah yang masih akan terus berlanjut, hinggga kami membuahkan seorang angel kecil yang bernama Noura Syifana El Syihab, dan langkah ini pun tidak akan terhenti. Untuk saling mendekap... saling membahu meruntuhkan kejelekan dan rintangan. Sampai pada satu titik, di mana takdir akan hidup tak terelakan, memisahkan jiwa dari raga kita.  Dan detik ini, aku ingin berkata " Aku cinta kau hari ini, kemarin , dan kemudian hari ".



    " Maha suci Engkau Yaa. Rabb.. yang telah membuat ruh ini masih bertahan dalam bingakaian waktu, yang telah memberikan sekeping Nawala yang Soleh, yang telah menghadiahkan kami Tangan yang mungil, dan memberkahi dalam setiap hidup, Menciptakan support system yang kondusif dari keluarga dan Sahabat...... Maka, Nikmat mana yang pantas aku dustakan??? Jawabannya tidak ada...... From deep of my heart.. I just wanna say.... Thank U, n I Love U all....... Luv U too Alloh.... "