" Perlahan Tabir Maha Dewi itu terkuak dengan indahnya,
Semoga Shafa menjadi syifa bagi sekeping nawala yang bersahabat kering ."
Magical word from Some one stranger, But I Knew i Love before I meet You...
When the quantum of air , touch us.....
By The wind......
And we feel flown away
like a bird accros the sky.....
Then we find a miracle of love.........
We Fall on deep sufi's love.......
When u Touch Me With Magical Word then U call Me " Maha Dewi ..........
Kamis, 30 Agustus 2012
Jumat, 24 Agustus 2012
Life Is a Choice....
Life is a Choice.... itulah yang sering aku dengar dari setiap acara-acara yang sifatnya motivatorist , atau dari iklan-iklan yang sering berseliweran di televisi.
Yaa... Hidup adalah pilihan, memilah antara baik buruk suatu keadaan atau suatu barang . ketika Rabb sang pemilik Alam memberikan banyak pilihan warna dan cara berbagai sisi hidup, pada akhirnya mengerucut pada sebuah deciccion atau keputusan hati yang dibarengi logika kita untuk menjatuhkan pilihan yang dirasa baik untuk kita. Positif atau negatif implikasi atau feed back dari sebuah pilihan yang sudah kita ambilah, itulah resiko yang akan kita dapat. Hukum causalitas itu benar adanya. Ketika implikasi atau feed back dari pilihan kita adalah sebuah kebaikan, maka itulah berkah untuk kita. Pun ketika feedback atau impilkasi negatif yang kita dapat dari pilihan kita, itulah resiko... namun jangan terlalu lama menatap pada sebuah negatif ekses dari pilihan kita, karena intinya, apapun pasti mengandung hikmah. Keitka nasi sudah menjadi bubur, tidak ada pilihan lain kecuali membuat kreatifitas megubah bubur itu menjadi bubur special yang tetep nikmat untuk dimakan. Dari implikasi itulah kita bisa belajar, tentang hikmah di balik keburukan yang kita terima untuk diperbaiki dikemudian hari. Experience is The best Teacher, pengalaman adalah guru yang terbaik dalam kehidupan. Contoh Ketika kita melihat sebuah sungai di depan mata kita kita harus melewatinya, ada dua pilihan yang tersedia. kita meloncat atau berenang untuk mencapai tujuan yang kita harapkan, atau diam tanpa melakukan apa-apa?? ketika kita memilih untuk melawatinya, ada banyak resiko yang harus kita tealan. baju basah, teanga yang kuat untuk melawti arus, bahakan resiko hanyut dan tenggelam. Tetapi ketika kita siap dengan segala resikotersebut dan memilih untuk melawatinya, maka kita akan dapat sebuah kenikmatan tersendiri ketika kita mampu melewatinya , dan sampai pada tepian sebrang sungai seperti yang kita inginkan. Ada kenikmatan dan pelajaran tersendiri yang tidak dapat terukur nilainya, daripada kita memilih diam tidak melakukan apa-apa.
Dear..... tidak ada sesuatu dalam hidup kita yang sia-sia.... Hidup adalah sebuah pilihan, Pilihan ada dibawah kendali hati dan otak kita, dan bagaimana kita menikmati dan menatap setiap sisi positif dari ekses pilihan kita. baik.. buruk.. enjoy aja. Itulah inti sebuah syukur dan tanggung jawab......
** Celoteh sekerat brownies.....
S e L a M a T M e N C o B a........ &_*
Yaa... Hidup adalah pilihan, memilah antara baik buruk suatu keadaan atau suatu barang . ketika Rabb sang pemilik Alam memberikan banyak pilihan warna dan cara berbagai sisi hidup, pada akhirnya mengerucut pada sebuah deciccion atau keputusan hati yang dibarengi logika kita untuk menjatuhkan pilihan yang dirasa baik untuk kita. Positif atau negatif implikasi atau feed back dari sebuah pilihan yang sudah kita ambilah, itulah resiko yang akan kita dapat. Hukum causalitas itu benar adanya. Ketika implikasi atau feed back dari pilihan kita adalah sebuah kebaikan, maka itulah berkah untuk kita. Pun ketika feedback atau impilkasi negatif yang kita dapat dari pilihan kita, itulah resiko... namun jangan terlalu lama menatap pada sebuah negatif ekses dari pilihan kita, karena intinya, apapun pasti mengandung hikmah. Keitka nasi sudah menjadi bubur, tidak ada pilihan lain kecuali membuat kreatifitas megubah bubur itu menjadi bubur special yang tetep nikmat untuk dimakan. Dari implikasi itulah kita bisa belajar, tentang hikmah di balik keburukan yang kita terima untuk diperbaiki dikemudian hari. Experience is The best Teacher, pengalaman adalah guru yang terbaik dalam kehidupan. Contoh Ketika kita melihat sebuah sungai di depan mata kita kita harus melewatinya, ada dua pilihan yang tersedia. kita meloncat atau berenang untuk mencapai tujuan yang kita harapkan, atau diam tanpa melakukan apa-apa?? ketika kita memilih untuk melawatinya, ada banyak resiko yang harus kita tealan. baju basah, teanga yang kuat untuk melawti arus, bahakan resiko hanyut dan tenggelam. Tetapi ketika kita siap dengan segala resikotersebut dan memilih untuk melawatinya, maka kita akan dapat sebuah kenikmatan tersendiri ketika kita mampu melewatinya , dan sampai pada tepian sebrang sungai seperti yang kita inginkan. Ada kenikmatan dan pelajaran tersendiri yang tidak dapat terukur nilainya, daripada kita memilih diam tidak melakukan apa-apa.
Dear..... tidak ada sesuatu dalam hidup kita yang sia-sia.... Hidup adalah sebuah pilihan, Pilihan ada dibawah kendali hati dan otak kita, dan bagaimana kita menikmati dan menatap setiap sisi positif dari ekses pilihan kita. baik.. buruk.. enjoy aja. Itulah inti sebuah syukur dan tanggung jawab......
** Celoteh sekerat brownies.....
S e L a M a T M e N C o B a........ &_*
Kamis, 23 Agustus 2012
NoURa....... Is A MiRaCle GifT..........
Noya kecilku yang semakin tumbuh......
Buah hati ummi yang tak ternilai.
Buah hati Aby yang tak terukur
Noyya kecilku yang semakin tumbuh...
Kamu adalah miracle Nak.....
Keajaiban dari sebuah kehidupan...
Keajaiban dari tepian kematian...
Keajaiban dari sebuah pengorbanan..
Noyya kecilku yang semakin tumbuh...
Masih lekat dalam ingatan ummi ketika ummi harus bergelut dengan maut
Masih terlintas dalam ingatan ummi ketika abimu tertunduk dalam tangis
Terduduk melihat dua orang yang dicintainya dalam tepian hidup dan mati....
Masih jelas dalam telinga ummi ketika raungan tangis memecah ..
Mengantar ummi ke meja hidup dan mati demi untuk mengeluarkanmu Nak...
Masih ingat ketika sakit itu semakin membuncah...
Dan perlahan dunia serasa gelap........
Noyya kecilku yang semakin tumbuh....
Semua tidak ummi sesali...
Setiap sakit, setiap lengis setiap air mata dan keringat yang tertumpah
Cukup terbayar lunas dengan tangisanmu nak...
Sesaat ketika terbangun dari jihad..
Menemukanmu tergolek tepat di dada ummi..
Noyya kecilku yang semakin tumbuh....
Tepat 3 tahun kau merasakan hirup udara dunia...
Tidak banyak yang bisa ummi dan aby sematkan
Selain do'a hasanah yang tak perlu kau minta
Semoga kamu jadi anak yang shalehah.....
menjadi penerang untuk setiap gelap kami...
Menjadi obat untk setiap sakit kami
Seperti nama yang kami sematkan untuk mu Nak...
" Noura Syifana El Syihab "
Cahaya dan Obat dari Abi yang ummi cintai.....
" HaPPY B'DaY NoYYaa.... BaRoKaLLOH Fii UmRiiiKK.... We LuV U......"
Buah hati ummi yang tak ternilai.
Buah hati Aby yang tak terukur
Noyya kecilku yang semakin tumbuh...
Kamu adalah miracle Nak.....
Keajaiban dari sebuah kehidupan...
Keajaiban dari tepian kematian...
Keajaiban dari sebuah pengorbanan..
Noyya kecilku yang semakin tumbuh...Masih lekat dalam ingatan ummi ketika ummi harus bergelut dengan maut
Masih terlintas dalam ingatan ummi ketika abimu tertunduk dalam tangis
Terduduk melihat dua orang yang dicintainya dalam tepian hidup dan mati....
Masih jelas dalam telinga ummi ketika raungan tangis memecah ..
Mengantar ummi ke meja hidup dan mati demi untuk mengeluarkanmu Nak...
Masih ingat ketika sakit itu semakin membuncah...
Dan perlahan dunia serasa gelap........
Noyya kecilku yang semakin tumbuh....
Semua tidak ummi sesali...
Setiap sakit, setiap lengis setiap air mata dan keringat yang tertumpah
Cukup terbayar lunas dengan tangisanmu nak...
Sesaat ketika terbangun dari jihad..
Menemukanmu tergolek tepat di dada ummi..
Noyya kecilku yang semakin tumbuh....
Tepat 3 tahun kau merasakan hirup udara dunia...
Tidak banyak yang bisa ummi dan aby sematkan
Selain do'a hasanah yang tak perlu kau minta
Semoga kamu jadi anak yang shalehah.....
menjadi penerang untuk setiap gelap kami...
Menjadi obat untk setiap sakit kami
Seperti nama yang kami sematkan untuk mu Nak...
" Noura Syifana El Syihab "
Cahaya dan Obat dari Abi yang ummi cintai.....
" HaPPY B'DaY NoYYaa.... BaRoKaLLOH Fii UmRiiiKK.... We LuV U......"
Air Alir Air......
Air itu mengalir.....
Tanpa lelah mengalir.......
Seperti sebuah sunatulloh yang tergaris dalam takdir
Layaknya air..
Yang terus mengalir.......
Air itu mengalir
Tanpa lelah mengalir....
Seperti sebuah kisah sejarah yang menyusuri takdir
Layaknya air...
Yang terus mengalir......
Air itu mengalir..
Tanpa lelah mengalir
Seperti sebuah rasa yang telah menepi menuju takdir
Layaknya air.....
Jumat, 17 Agustus 2012
Tangis di Penghujung Ramadhan........
Aku menagis di penghujung ramadhan, melihat perlahan namun pasti ramadhan itu semakin jauh meninggalkanku dalam ketiadaan. Ketika Ku temui rupa puasaku yang tak lebih dari menahan haus dan lapar, ketika ku temui terawihku yang penuh dengan bolong-bolong kecil yang kian melebar, ketika ku temui halaman Al-Qurnaku yang masih jauh dari khatam. Padahal, Entah apa akan Kau temukan lagi aku dengan ramadahan selanjutnya???
Aku terlalu lena dengan kemudahan yang Kau beri Rabb,,,,, dengan kerjaan yang tak berujung, dan dengan kerajaan bisnisku yang tanpa di sadari telah menghimpitku dalam dunia tanpa koma. Aku terhanyut di dalamnya sehinga kadang aku terseret fikiranku sendiri yang kadang aku tidak sadar betapa besar berkah Yang Kau limpahkan kepadaku. Aku baru terbangun ketika aku mendapatkan print rekeningku yang tembus 300 lebih, Subhanallooh.... Rabb... betapa mungkinnya Engkau membuat sebuah keisengan menajdi sesuatu yang bisa dijadikan sandaran. tapi aku takut Rab... sedangkan timbal baliku pada Mu betapa minimnya. aku takut tidak bisa mensyukuri dan memanfaaatkan semuanya untuk kemaslahatan ummat. Aku takut itu semua akan membuat aku lengah......
Aku kembali menangis di penghujung ramadhan ketika ku tahu, aku tak bisa amemutar waktuku kembali. ketika aku tak mampu merewind tanggal - tanggal yang penuh barokah dan ampuann itu, ketika ku sadar aku tak cukup bekal untuk merayakan hari raya ini dengan penuh suka cita, karena esensinya bukan kemgahan fisik yang harus ku rayakan, tapi kemegahan spiritual yang membuatku kembali ke fitrah.
Aku menangis di penghujung Ramadahn. ketika aku belum tau, apakah aku dapat kembali mencium wanginya ramadhan tahun depan.........
Aku menangis di penghujung ramadahan, ketika ternyata aku merindukanmu sebelum engkau benar-benar pergi.......
Aku terlalu lena dengan kemudahan yang Kau beri Rabb,,,,, dengan kerjaan yang tak berujung, dan dengan kerajaan bisnisku yang tanpa di sadari telah menghimpitku dalam dunia tanpa koma. Aku terhanyut di dalamnya sehinga kadang aku terseret fikiranku sendiri yang kadang aku tidak sadar betapa besar berkah Yang Kau limpahkan kepadaku. Aku baru terbangun ketika aku mendapatkan print rekeningku yang tembus 300 lebih, Subhanallooh.... Rabb... betapa mungkinnya Engkau membuat sebuah keisengan menajdi sesuatu yang bisa dijadikan sandaran. tapi aku takut Rab... sedangkan timbal baliku pada Mu betapa minimnya. aku takut tidak bisa mensyukuri dan memanfaaatkan semuanya untuk kemaslahatan ummat. Aku takut itu semua akan membuat aku lengah......
Aku kembali menangis di penghujung ramadhan ketika ku tahu, aku tak bisa amemutar waktuku kembali. ketika aku tak mampu merewind tanggal - tanggal yang penuh barokah dan ampuann itu, ketika ku sadar aku tak cukup bekal untuk merayakan hari raya ini dengan penuh suka cita, karena esensinya bukan kemgahan fisik yang harus ku rayakan, tapi kemegahan spiritual yang membuatku kembali ke fitrah.
Aku menangis di penghujung Ramadahn. ketika aku belum tau, apakah aku dapat kembali mencium wanginya ramadhan tahun depan.........
Aku menangis di penghujung ramadahan, ketika ternyata aku merindukanmu sebelum engkau benar-benar pergi.......
Langganan:
Postingan (Atom)


