Perang itu belum usai ketika aku berjibaku dengan pohonku sendiri.
Mempertahankan sesuatu yang aku anggap benar
Tertatih-tatih menjadi tameng untuk sebuah keinginan
Beringsut hingga menjadi asing untuk ranahku sendiri
Sampai pada suatu ketika...
Aku merasa tertikam dari belakang....
Terhuyung di tengah kecamuk jiwa yang seolah buncah....
Perang itu belum usai ketika aku menoleh ke belakang
Seorang gladiator terdiam....
Membiarkan ku terberondong seribu tanya
Dan gladiator itupun masih tetap diam....
Berpaling , berbalik lalu pergi
Membiarkanku terhunus pedangku sendiri.....
Perang itu belum usai ketika gelanggang serasa riuh...
Riuh dengan suara dan mimik mencela
Seolah ingin berkata
Bahwa yang ku lakukan selama ini
hanya berbuah sia-sia...
Perang itu belum usai
Ketika aku tersadar
Ini hanyalah sepenggal roman dari sebuah biola tak berdawai....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar