Selasa, 31 Juli 2012

KoNTeMpLaSi........

Hampir separuh ramadhan aku lalui dengan rutinitas seperti biasanya. Ternyata aku belum berhasil meluangkan waktu lebih banyak dengan Mu Wahai rabb.. Sang pemili hidup dan matiku. entahlah, rasanya    waktu begitu menghimpitku dalam kesibukan yang mungkin hanya sesaat. Tapi itulah kenyataan, dan aku belum bisa berlari dari kenyataan itu. Separuh waktuku masih kuhabiskan dengan laptop dan BB ku Rabb... Sibuk dengan entrian data dan pesanan mukena dan sandal... Sungguh meruginya aku.... padahla entah aku dapat bertemu lagi dengan Ramadhan yang penuh kesempurnaan ini tahun depan, Entahlah..... Tapi apa gunanya juga aku terus berceloteh kalo tidak merubah sesuatu?? merubah sebuah kebiasaan kecil yang berdampak besar, seperti yang telah suamiku dawamkan sekarang ini. Ingin rasanya aku selalu bisa meluangkan waktu bercengjrama di 1/3 malam Mu, atau apel pagi di sela kegiatan dengan mentasbihkan waktu Dhuha Mu.....
       Rabb...... semoga di separuh ramadhan yang tersisa aku bisa membuat sesuatu yang lebih bermanfaat, untuk ku, keluarga, dan semua. Dengan tetap menaruh Mu ditempat yang paling tinggi dalam hidupku...... hingga aku tidak menjadi sia-sia untuk setiap waktu yang Kau beri.

Minggu, 29 Juli 2012

In HaRmoNy......... ^_*

        Saat terindah adalah ketika menemukan orang-orang yang kita cintai berbaur dalam kebahagiaan, menebar senyum dan tawa . Seperti sebuah kekuatan dahsyat yang menjadi support system terkuat yang membuatku tangguh seperti karang di lautan..... luapan cinta tak berbatas.... tak bersyarat... tak berharap imbalan.........

dan di sini.....
Karena kalian aku berdiri tegap ....
Menaklukan dunia dengan berbekal cinta.....
Mengalahkan ketakutan yang kadang menjadi musuh terbesar ....
Berperang melawan egoku.....
Hasratku.....
Dan untuk kalian......
Aku lewati siang dan malamku dengan cinta.....
Seperti cinta kalian yang selalu bertasbih......

         *** Untuk yang memberi dan menemukan cintaku.........
                Ku berikan mozaik tawa dalam setiap bongkahan rasa......










Minggu, 22 Juli 2012

DuNia TanPa KoMa....

       Lelah  menderaku dengan sempurna. Sesempurna bulan pada purnama. Dua minggu ini duniaku nyaris tanpa koma, bergelayutan dari satu tugas ke tugas lainnya. Dari mulai kerjaan di kantor yang nggak kelar,- kelar lengkap dengan Bos yang super perfecsionist n agak aneh, Dikejar deadline nulisin ijazah karena udah pada masuk sekolah baru, didaulat jadi ketua KPPS Pemilukada, Tawaran ngMC acara-acara on the weekend, sampe BBM yang udah kayak klinik gawat darurat 24 jam ,lengkap dengan  Ping bertubi-tubi dengan pesanan. Huuuffttt... Entahlah..... apa aku harus mengeluh atau bersyukur, yang jelas aku merasa hidupku dua minggu ini nggak normal. 24 jam sepertinya masih kurang untuk bisa menyelesaikan semua tugasku dengan baik. Pun otakku yang sepertinya harus diupgrade, yang akhirnya sering banget aku ketinggalan barang-barang berhargaku. Sekarang Ramdhan udah dateng, sepertiny aku ingin ke luar dari rutinitas ini, meluangkan banyak waktu untuk bercengkrama dengan pemilikku... dengan Kau Rabb.......
karena aku malu, saat ketika waktu yang kau berikan 24 jam terasa kurang, aku cuman  hanya menyisihkan 5 * 10 menit tiap harinya untuk menyapa Mu Rabb... Betapa tidak adil dan tidak tau malunya aku Rabb.....
padahal Engkau telah anugrahkan waktu yang begitu luas dengan tebaran rejeki di dalamnya, mudah0mudahan Engaku tidak jadikan aku hamba yang kufur akan nikmat Mu Rabb...

Rabb.... istiqomahkan hamba dengan setiap niat baik hamba, dan bantulah hati ini untuk terus tergerak ke dalam hal - hal yang bermanfaat... dan jadikanlah aku sebagai orang yang bermanfaat unntuk orang lain, dengan tidak melupakan Mu

amiinnnn.......

Sabtu, 07 Juli 2012

Rabb......

Rabb....
Jangan biarkan aku menjadi fitnah untuk sebuah ketidaknyamanan,
Pun jangan biarkan aku serupa hantu yang membayang-bayangi sebuah ketidakmampuan

Dan jangan biarkan aku seolah hina.....
Karena bukan inginku....
Dan Engkau tahu itu.....

Rabu, 04 Juli 2012

AkU TaRuH RaSaKu......

Aku taruh Rindu Di pucuk-pucuk ranting tak berdaun
Dalam rendaman resah tak berarah
Dalam remukan tanah yang meretak
Dalam jamahan waktu yang termangu

Aku taruh kepingan rasa di langit-langit tak berujung
Dalam bilasan keheningan tak berbatas
Dalam kepakan sayap yang tak terkepak
Dalam Remasan Jari yang tak terkait

Aku taruh rindu dan rasaku
Dalam tepian waktu.........



**** Once Upon a Time When I fall On The Saddness