Bangun tidur merupakan awal yang sangat penting untuk menentukan satu hari ke depan yang harus dilalui. Bangun tidur seperti momment of truth yang sanggup menginfluence taste atau mood kita seharian. Makanya, ketika bangun tidur, awali dengan sesuatu yang baik. Dengan membaca do'a atas rasa syukur betapa kita masih dipercaya untuk meneruskan hidup, dan menyunggingkan sedikit senyuman untuk menghapus penat dan negatif side yang ditinggalkan hari kemarin. Tarik nafas.... dan coba nikamti hawa segar yang masuk ke tiap inci sel dari tubuh kita. Dan rasakan sebuah kekuatan energy yang dahsyat , menjalari setiap indra dan katakan, " Bismillah.... aku siap menjalani hari ini dengan yang terbaik yang aku bisa." Heu..heu..... sambil baca mantra " Never say never, No something imposible in Ur Life, Try.. tryy.. n try.... hard n harder.... n Close ur eyes... feel the wind.... up Both of Ur hand... then Fly away .... accros the sky, touching some dream in Ur life, n make it true.... I believe I can..... "
Senin, 25 April 2011
Rabu, 20 April 2011
SePeNGGaL RoMaN DaRi SeBuaH PeRJaLaNaN KeCiL
Hari ini, once upon a time, 20 April 1982, di tengah hujan keusik leleran gunung galunngung, di sela halimun poek yang menyelimuti tasik kota resik, aku terlahir. Mulai menebar tangis yang melengking memecah kamis malam yang sedikit remis. Tidak terlalu istimewa memang, tapi bagiku, merupakan awal dari sejarah hidup dari seorang EVI NURSOFA.Tidak terlalu banyak yang bisa diceritakan dari seorang EVI, cuma seorang anak yang tumbuh dari sebuah perjuangan orang tua. Seorang anak yang kadang susah difahami orang tua, seorang anak yang tidak bisa lepas dari dunia seni, seorang anak yang tomboi dan suka berkelahi dan selalu menang dari teman laki-laki di SD nya, seorang anak yang tak mau kalah dalam hal prestasi belajar, seorang anak yang unpredictable, dan suka akan hal-hal yang nyeleneh. Sampe-sampe suatu malam, tepatnya malam jum'at pernah lari kocar-kacir, gara-gara disuru sama om dan tantenya nyumbang lagu pada pegelaran pengamen jalanan, yang bertepatan dengan pengajian malem jumatan. Tiba-tiba, ada seorang kepala desa yang datang mengobrak-abrik kerumunan tersebut, pas aku sedang bernyanyi. heu..heu... kadang aku suka terkekeh sendiri kalo ingat masa itu.
Evi kecil pun tumbuh.. tumbuuh.. dan tumbuh... seiring dengan perjalanan evolusi matahari yang terus berputar, Evi kecil juga berevolusi secara pisik dan psikis. Ketika memasuki usia SMP, Aku tumbuh menjadi seorang gadis yang periang, seneng becanda dan masih dengan aksen tombi nya dikit-dikit. Cuman, karena waktu itu aku masuk di sekolah yang berlabel agama, kemudian terpilih menjadi salah satu dengan tugas tertentu, kegokilan asliku sedikit teredam, menjadi sosok yang sedikit jaga image. heu..heu... walo pada akhirnya prinsip yang didengung-dengungkan keluarga sempat teruntuhkan. heu... heu... sudahlah, kisah manis yang tak berujung manis itu tak perlu saya ceritakan. Memasuki masa Putih Abu, kegokilan dan kecaliweuraanku mulai muncul kembali seiring dengan lingkungan yang juga pada asyik dan gokil. Aku inget, saat itu aku keuekeuh pengen masuk ke SMU 2 Tasikmalaya, dengan alasan , waktu SMP aku sering banget ngikuti kegiatan-kegiatan lomba yang sering di adakan oleh sekolah tersebut. Aku sudah merasa familiar, dan merasa jadi bagian dari SMU 2 ini. Lingkungannya, guru-gurunya, bahkan siswanya yang mungkin kelak menjadi kakak kelasku.walaupun orang tua keukeuh maksa untuk masuk ke SMU 1 dengan alasan lebih dekat. Akhirnya akupun masuk ke SMU 2, walo sempat terjadi tragedi. hampir tidak diterima, dikarenakan miss understanding bapak ku yang nggak daftar ulang. aku pun sempat terombang -ambing daitara kelas 1-6 dan 1-1, sementara aku terus berjuang sendiri tanpa orang tua meloby guru agar aku tetap bisa sekolah di SMU ini. finally, aku ditetapkan di kelas 1-1. Dan disinilah aku bertemu dengan sahabat-sahabat yang sampe sekarang keep in touch. Ada Ocha, Aroel, Uo, Nini, Doling, Mami, My all, Aki, Hendra, afang, Akang, Henra bang kumis, Tante iin, Ubed, Inna, n so on yang nggak bisa diseutin satu persatu * Than's for Beautiful momment n beautiful friendly*. Kelas yang begitu open dan hangat, yang membuahkan persahabatan abadi samapai saat ini. Di sini keusilan di mulai. Aku sering bangget ngerjain guru-guru. Diantaranya, Pak Juher Alm ( Mudah-mudahan bapak memaafkan kejailan saya pak ), Pak Endang Dahyar, Bu Ooh ( Kmren saya ketemu jadi malu sendiri Bu, karena dulu waktu belajar kimia dengan ibu, saya sering nyeletuk, CH3 CEU 'O'OH ), kemudian Bu Entin ( Saya sering mengganggu pendengaran ibu dengan hariringan saya ketika ibu nyatet, hingga Bu entin sering nyeletuk " Evi, Babaung wa"), Bu Mimi ( Punten Bu, abdi pernah nyuruh ibu beli produk PIN Dragonfly dari Avon, dan dipake di atas kerudung hingga semua ketawa). hhhhhhmmmmhh.... The jahil One weh.... Itu sebabnya ketika aku lulus SMU, disuruh masuk keguruan sama orang tua dan kakak, aku nggak mau. Karena takut terkena hukum karma.( heu...heu.. semoga guru-guruku dan Alloh mengampuni aku Yaa.. Rabb...). Dan karena kegokilanku, aku dapet beberapa julukan dari para sahabtku. RATU KODOK, MISS AVON, dan sebuah nama panggilan IVEH. hhmmhhh.... a nice momories. Dan kenangan -kenangan itu terus teruntai seperti sebuah harmoni dalam melody yang tak pernah usai, hingga aku pun lulus.
Lulus dari SMU, aku ikut Tes UMPTN. Ternyata tidak semanis yang dibayangkan. entah karena terlalu tinggi mengambil target yang peminat dan passing grade nya , atau memang tidak ada restu yang full dari oarang tua. Karena Mama ku selalu dan selalau khawatir melepasku jauh dari dekapannya. Setelah dua kali mengikuti UMPTN tersebut, akhirnya aku pun harus pasrah, tunduk pada tepian takdir yang tidak memperjodohkan aku dengan jurusan psikologi UNPAD, Sungguh sebuah hantaman yang teramat berat karena pada waktu bersamaan , aku pun harus menerima takdir yang lain dari sebuah perjalanan. Terpuruk, dan tak mau ketemu sama orang-orang. Tapi setelah mendengar sahabat-sahabatku pun bernasib sama, akhirnya aku merasa sedikit terobati, tapi tetap aku pasrah pada kenyataan hingga akhirnya ibuku menitipkan aku pada guru ngaji aku yang kebetulan jadi dosen di salah satu akademi swasta di bidang TI. Berat memang untuk bisa menerimanya, apalagi lingkungan kuliah yang sebelumnya tidak terbayangkan sama sekali. Begitu jauh dari target dan suasana kondusif yang ku bayangkan. entahlaaaaahhh...... sampai pada satu titik, ketika aku merasa tidak nyaman, aku dapet kabar dari seorang teman tentang lowongan pekerjaan di sebuah radio di tasikmalaya. dengan iseng, aku mencoba buat lamaran, dan akhirnya aku kirimkan bareng-bareng sama temen, aku langsung di take voice, dan pulang. Sekitar dua hari kemudian, aku dapet telepon untuk datang interview, dan langsung lulus. Aku merasa mengiba karena temen yang ngasi kabar ternyata tidak terpanggil. Whatever, tak apalah. Toh itu sebuah seleksi alam. Aku pun mulai menikmati kehidupan baru dengan job baru yang sama sekali aku sukai. Enjoying My life, my dream... to be a Caster. wooooww..... Sampai pada akhirnya aku lebih menikmati kerjaannku daripada kuliahku. Banyak sekali yang aku temui pada fase episode yang ini, aku menemukan seorang Sahabat "FEBRIYANTI DEWI", dan yang paling penting, aku menemukan sekeping cinta dari nawala yang sedang terbaring lemas, yang perlahan tersembhkan oleh hypnotis suaraku. Ya..... Aku Evi Shofia yang tersambungkan angin dengan sebuah nick name Incu banten. Sebuah pertemuan yang gerimis... yang sarat akan romansa sufi yang tak mungkin terlupakan. Sebuah roman yang terus dijaga hingga kami merasakan belahan jiwa . Kami memang pribadi dua kutub, tetapi kutub-kutub tersebut saling tarik menarik untuk sesuatu yang lebih baik. Kutub-kutub yang akhirnya mengikat semua yang terserak, menjadi sebuah keinginan untuk menyatu. Sesuatu yang indah, yang mengalir sampai detik ini, detik di mana aku mengetik , mensharekan sebuah kutipan yang mungkin tidak terlalu berharga, tapi bagiku, adalah sejarah... sejarah yang masih akan terus berlanjut, hinggga kami membuahkan seorang angel kecil yang bernama Noura Syifana El Syihab, dan langkah ini pun tidak akan terhenti. Untuk saling mendekap... saling membahu meruntuhkan kejelekan dan rintangan. Sampai pada satu titik, di mana takdir akan hidup tak terelakan, memisahkan jiwa dari raga kita. Dan detik ini, aku ingin berkata " Aku cinta kau hari ini, kemarin , dan kemudian hari ". " Maha suci Engkau Yaa. Rabb.. yang telah membuat ruh ini masih bertahan dalam bingakaian waktu, yang telah memberikan sekeping Nawala yang Soleh, yang telah menghadiahkan kami Tangan yang mungil, dan memberkahi dalam setiap hidup, Menciptakan support system yang kondusif dari keluarga dan Sahabat...... Maka, Nikmat mana yang pantas aku dustakan??? Jawabannya tidak ada...... From deep of my heart.. I just wanna say.... Thank U, n I Love U all....... Luv U too Alloh.... "
Selasa, 19 April 2011
Tepukan Buat Sahabat............
Mendengar, menyimak, dan memahami seorang shahabat yang sedang jatuh bangun karena cinta,Terisak di atasbahuku, jadi serasa mengiba. Memang tidak mudah memaksa takdir, menerima kenyataan yang tidak seindah dibayangkan. meski keingina sudah mengunung sampe ubun-ubun, klo belum jodohnya dan belum saatnya, yaa... sudahlah. Semua akan indah pada waktunya. Seperti sebuah serenada indah. Berjalan, Meski harus tertatih mengumpulkan serpihan hati yang remuk terserak. Kuatlaahh........ walau kadang kata ikhlas terasa seperti sebuah klise yang hanya bisa jadi pengobat lara yang terlanjur datang. bersabarlah, meski itu dirasa berat. Terlalu berharga jika kamu menghabiskan siang malam dengan tangisan , dan membuang jutaan mili air mata untuk seseorang yang tidak bisa menghargai sebuah pengorbanan dan kesetiaan. Tidak akan merubah apapun. Yang ada hanya kesempitan dan kamu akan merasa terus tenggelam dalam ketidak berdayaan dan keterpurukan yang tak berujung. Oase itu akan datang sobat....., jauh lebih berharga daripada pecundang yang lari dari perang itu. Berdirilah tegak, Dan katakan pada dunia, " Aku baik-baik saja". Ingatt.... Alloh tidak melulu ngasi apa yang kita inginkan, tetapi yang kita butuhkan okkaaayy..... Keep Smile my sista ^_^
Kamis, 14 April 2011
RuaNG.........
Ruang ini ruang kita
Ruang tak berbatas raga
Ruang ini ruang maya
Ruang tak berbatas jiwa
Ruang ini ruang nyata
Ruang tak berbatas kata
Ruang ini ruang peka
Ruang tak berbatas rasa
Ruang ini ruang kita, tak berbatas raga, jiwa, kata dan rasa
Ruang aku, kamu yang berujung kita.
* from a few years ago, when U touch me by the Air
for a piece of heart, which teach me a live, n life......
Ruang tak berbatas raga
Ruang ini ruang maya
Ruang tak berbatas jiwa
Ruang ini ruang nyata
Ruang tak berbatas kata
Ruang ini ruang peka
Ruang tak berbatas rasa
Ruang ini ruang kita, tak berbatas raga, jiwa, kata dan rasa
Ruang aku, kamu yang berujung kita.
* from a few years ago, when U touch me by the Air
for a piece of heart, which teach me a live, n life......
Rabu, 13 April 2011
HiLaNg..........
Aku mengabu diantara hujan yang terbuang
Melepuh seperti debu tak bermassa
Mengerang diantara jelaga
Berteriak disela ombak.
Tuhan............
Lihat aku yang berdebu....
Tergerus kesombongan siang yang melenggang
Sungguh tubuhku remuk tak berbentuk.........
Tersaput hembusan angin.
Dan akhirnya Hilang...........
Melepuh seperti debu tak bermassa
Mengerang diantara jelaga
Berteriak disela ombak.
Tuhan............
Lihat aku yang berdebu....
Tergerus kesombongan siang yang melenggang
Sungguh tubuhku remuk tak berbentuk.........
Tersaput hembusan angin.
Dan akhirnya Hilang...........
Langganan:
Postingan (Atom)


