Sore kemrin, ada seorang sahabat yang lagi-lagi curhat dengan permasalahan yang di alamainya. Dia pengen sharing tentang pembenaran hubungannya yang sekarang dia jalani dengan seorang pria beristri. Mungkin karena perasaan yang sedang menggebu-gebu , sehingga sahabat saya itu merasa benar dengan apa yang dia rasakan dan dia lakukan. Tiba-tiba dia nyeletuk
" Bu e... menurut bu e salah nggak apa yang saya lakukan ? "
" Yaaa... salah atuh neng "
" Tapi kan perasaan ini datang begitu aja, dan semua pemberian Alloh " dia tapak berapi-api.
" Perasaan memang tidak salah. Rasa Cinta adalah hak yang paling hakiki dan manusiawi, perasaan yang paling indah yang dianugrahkan Alloh untuk makhluknya. "
" Perasaan memang tidak salah, tapi disamping perasaan Alloh kan ngasi kita akal sebagai kendali perasaan. itulah yang menjadi pembeda manusia dengan makhluk lainnya. "
" Maksudnya Bu E?? "
" Yaa.. supaya kita bisa berfikir apakah perasaan kita itu benar atau tidak. baik atau tidak. sejauh mana manfaat dan mudharatnya. "
" Ya jelas manfaat buat saya Bu E. ".
" Itu dari kacamata kamu aja kan, buat orang lain, atau dalam hal ini istri dari laki-laki yang kamu suka ?".
" Tapi kan kata si aa istrinya nggak perhatian , dan si aa lebih nyaman dengan saya. ?
" Ahhhhh.... itu alibi laki-laki yang dimabuk asmara aja jeng..... ya apapun dikatakan lah.Emang kamu tau persis istrinya seperti itu?? jangan nambah permasalahan mereka deh. klo menurut saya, coba kamu tarik diri kamu dari mereka. jangan jadi orang ketiga dalam hubungan mereka. ingat lhoo... klo ada dua orang yg bersamaan yang ketiganya biasanya setan".
" Jadi maksud Bu E saya setan?? "
" Kamu lho yang nyebut, bukan saya hehehehehehe.... "
" Tegaaaa................. "
" Jeng, coba deh kamu berempati dengan perasaan istrinya. terlepas istrinya ada kekurangan atau tidak, tapi nggak semestinya kamu ikut memperkeruh. perasaan itu harus dipagari dengan iman, dengan norma dan akal sehat. jangan dibiarkan subur gitu aja. belum lagi dalam norma kita, walo laki-laki yang salah, pasti aja perempuan yang disalahin, di cap sebagai wanita penggoda. itu kerugian buat kamu jeng. Think twice ok. Love is Blind, but U can use Ur mind, Ur Brain, ok sista.. "
" Trus aku harus gimana dong?? "
" leave It....!!! Leave Him...!!! right now... !!!"
" Saya kan masih cinta?? saya pasti akan patah hati "
" Sakit itu hanya sebentar, biar waktu yang menyembuhkan semuanya. waktumu terlalu berharag untuk kamu buang sia-sia. masih banyak laki-laki yang insyaalloh lebih sholeh dan lebih maslahat untuk kamu . Perlu kekuatan dan tekad yang kuat, dan Bu E siap bantu kamu. atau sekedar nampung tangisanmu. "
" Ok deh... I'll try sista.. makasi udah buakain hati saya."
" Alloh lah yang Maha pembuka hati jeng, bukan saya, okeeyy.. Semangaaattt....!!! dan hal pertama yang harus kamu lakukan adalah, hapus code2 akses kamu."
"okee.. makasi yaa.. ""
" Yaaa.... sama-sama... ".
Akhirnya kami akhiri perbincangan yang terjadi di rest room itu, sambil sama-sama diam, dan tenggelam dengan perasaan dan fikiran masing-masing. Dia nampak tertegun dengan dalamnya. Biarlah dia temukan arti cinta sebenar........
************
Tulisan ini true story from my friend..... Ibroh yang bisa saya simpulkan, tidak melulu perasaan itu dianggap benar. Tidak salah punya perasaan terhadap seseorang, karena itu hal yang paling hakiki dan azasi. Tapi bagaimana kita mensyncronkan anatara perasaan dengan akal, iman dan Norma.Kadang perasaan itu tumbuh di tempat yang salah dan tempat yang tidak seharusnya........ dan akan semakin subur jika kita terus memupuknya,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar