Tasikmalaya, 04 Desember 2011.
Aku masih terduduk di meja sebuah sudut meeting room. Seperti biasa tugasku kali ini adalah membawakan acara yang dihadiri oleh para pejabat teras telkom Tasikmalaya. Aku nggak bisa konsentrasi full karena Hpku bergetar terus menerus. Pas aku buka ternyata dalam waktu bersamaaan tiga sahabatku sms pengen curhat dan pengen ketemu atau ditelpon. Masing-masing membawa tiga permasalahan berbeda. Tapi intinya adalah tentang cinta, dan rumah tangga. Beuuuhh.... buka praktek Psikolog lagi dehh... Yaa.... walopun gadungan. Ada tiga kasus yang harus saya dengarkan dan fahami.
Sms pertama : " Ceuuu... si si gw pengen curhat. asliiii... telpon gw atuh ceu... "
Sms yang ke dua : " Vii... pengen curhat, gangu nggak?? "
Sms yang ke tiga : " Veehh.. ngebaso yuukk... pengen ketemu, pengen curhat. masalah serius ".
Tiga caracter yang berbeda dengan permasalahan yang sama, pengen curhat. sementara aku nggak mungkin menemui mereka dalam waktu bersamaan. Pun nggak mungkin nelpon mereka karena lagi terlibat acara yang sangat serius. Dan untuk semua sahabatku itu , aku hanya bales dengan kata-kata yang sama.
" Punten ya.. evi nya lagi bawain acara eum, jadi nggak mungkin ketemuan makan siang, nggak mungkin nelpon. nanti aja atuh ya, atau by sms aja curhatnya ." aku pijit send.... dan teruskan untuk kedua sahabat lainnya.
Selama acar berlangsung fikiranku nggak bisa fokus, mikir, ada apa ya dengan mereka??? seperti ada permasalahan yang serius yang harus dikomunikasikan. yaah.. mudah-mudahan saja ngak ada apa-apa. setelah itu tiba-tiba sms muncul lagi
Sms pertama : " Owh... gitu yaaa...??? yawdah nggak apa-apa. gw cuman lagi shock aja sampe nggak bisa tidur ceu. Gw ketemu sama si arab, dan dia katakan cinta ma si gw. sementara gw kan baru aja merit. Dia sampe mau ngasi gw gelang , dan dengan terbata-bata dan berkaca-kaca dia bilang, 'Sebetulnya aa nyaah ka kamu'."
Dari bahasanya aku tau banget dan bisa membayangkan rasa shock yang dialami oleh sahabatku yang pertama ini. Betapa tidak, perkataan itu yang dia tunggu-tunggu selama hampir satu tahun lamanya. Setiapmalam dia panjatkan do'a untuk sekedar mendapatkan perhatian dari cowok yang dia taksir. Kadang sampai melakukan hal-hal yang nyeleneh dan mengada-ada berbagai alasan hanya untuk bertemu dengan cowok itu. Berbunga-bunga tiap malem, sampai akhirnya dia sampai pada satu titik dimana dia harus menyerah terhadap keadaan. Bahwa tidak ada sedikitpun ruang dan rasa yang teralokasikan untuknya. Karena perbedaan culture, habbit dan lain nya. Yaa.. sahabatku menyadari betul bahwa ethnic tertentu maaf dalam hal ini ethnic ' arab' pasti selalu diarahkan keluarganya untuk menikah dengan ethnic dari merka juga. Dan akhirnya sahabat sayapun menggantungkan asanya , dan mencoba membuka hati untuk yang lain sampai akhirnya menikah. Makanya setelah menikah tiba-tiba cowok itu datang dengan tiba-tiba, dan dia bilang bahwa cowok itu sayang padanya, pasti perasaannya shock dan pengen temen berbagi. Sekedar untuk share aja. Mengingat posisi dia yang sekarang sudah bersuami. Mengapa harus sekarang?? Mengapa pernyataan itu terlontar dalam waktu dan momment yang sangat salah. mungkin itu yang sahabatku rasakan. Namun... ku hanya bisa membalas dengan sebuah sms, sebagai response awal hanya untuk sekedar menenangkan persasannya :
" Sudahlah ceu.... Berarti do'a kamu yang dulu tuch ngak sia-sia. walo doa itu datang sedikit terlambat. Minimal kamu sudah tau, bahwa ternyata cowok itupun punya merasa perasaan yang sama. Dan dia baru menyadari kebaikan dan perhatian kamu setelah dia benar-benar kehilangan kamu. Nggak usah terlalu shock ceu, apalagi kamu sekarang udah punya suami. Anggaplah itu sebagai opspek pertama kamu dalam berumah tangga. Ok..... ^_* ". Langsung aku pijit send... dari hp ku.
Belum lagi aku menghela nafas, tiba-tiba hp ku bergetar lagi. pas aku buka, ternyata sms dari sahabat saya yang ke dua .
" Gini vi.... tanpa sengaja teteh buka BB si aa. ternyata dia suka berhubungan dengan mantannya. Mantan waktu di SMU dulu. teteh juga tau orangnya, karena dulu bareng satu SMA. Tapi ternyata ada BBM yang bikin teteh sakit. Dulu si aa terpaksa memutuskan hubungan dengannya karena biar ngak ketauan sama gank masing-masing yang saling bermusuhan. Tapi sepertinya sekarang ketemu lagi di BBM merka salaing curhat dan meneruskan perasaan yang terpasksa harus terputus dulu. teteh nggak enak vie. Apalagi si ceweknya sekarang janda ".
Sehabis memeprsilkan sang BOS untuk mengemukakan welcome speech, aku pun baru membalas smsnya .
" Tenang teteh, mungkin apa yang mereka bicarakan hanya untuk meluruskan aja, dan tidak sejauh yang teteh bayangin. Terkadang ada sesuatu yang harus disampaikan daripada penasaran. teteh bisa pantau si aa atuh, tapi jangan juga terlalu keliatan mantau, nanti si aa nya juga nggak nyaman. Percaya deh sama evi, tidak akan ada apa-apa dan berpengaruh terlalu jauh terhadap rumah tanga teteh. Okk... Sok , klo erlu bicarakan teh sama si aa, komunikasikan biar semuanya clear. "
Belum lagi aku sempet nge send tiba-tiba hp ku bergetar lagi. Untung aja welcome speechnya panjang banget, jadi ada kesempatan buat sekedar liat sms dan membalasnya. Aku sedikit abaikan dulu sms yang baru dateng, lalu aku teruskan untuk nge send smsnya. Setelah terkirim, baru aku bisa buka sms yang baru dateng, ternyata sms dari temen saya yang ke tiga .
" Veeehhhh..... pleasee... binguung.. neehh... si ayah ngambek. gara-gara saya chatingan sama si fahim orang pakistan. Emang si Fahim itu suka banget sama perempuan2 indonesia. Dan memang dia sering ngasi pujian dan kata-kata manis. Ya saya mikirnya, just iseng, orang jauh juga, ngak mungkin lah kita ketemuan. Jadi iseng aja , nggak lebih. tapi si ayah pas taueun dia marah besar, sampe ngeblock FB nya si Fahim. padahal message dari si fahim udah aku erase lho. gmn dunk?? tolong jadi penegah buat kami, mau nggak?? "
Waaahhh..... gaswat nehh... ini mah. tapi ya gimanapun aku harus meneangkan dulu sahabat ku yang satu ini, akhirnya di akhir2 welcome speechnya Big boss aku sempetin bales smsnya
" Hey... ya iyya lah jelas marah. Inget say, bentuk selingkuh itu bukan hanya kita harus ketemu face to face. Dengan kamu menikmati perasaan kamu sehingga menduakan rasa itu sudah termasuk selingkuh dalam skala kecil. Minta maaflah, walo kamu ngerasa nggak bermaksud seperti itu. Biar aku bantu juga nanti klo suamimu chat sama aku. Dan yang harus kamu lakukan, netralisisr perasaan, buang jauh2 rasa itu. wlo pun indah , tapi kalo hanya maya buat apa?? kenyataan jauh lebih indah say.. walopun kadang tak sesuai dengan keingiinan. Alloh tidak melulu ngasi apa yang kita inginkan, tapi yang kita butuhkan " Aku pijit send... dan langsung fokus lagi terhadap acara yang sedang aku bawakan. Ooooppsss..... ternyata welcome speechnya udah hampir mau selesai. Untuk membuatku fokus dan tenang , aku matikan dulu Hp ku, biar nggak ganggu konsentrasi. Dalam hatiku bergumam " Mohon maaf ya sahabat-sahabatku.... terpaksa cut dulu, nanti aku sambung ketika sudah nyaman "
Waktupun terus melaju, dan samape pada puncak acara menjelang sore tiba. Akupun bergegas beres-beres, karena teringat suamiku yang udah nunggu di bawah. dan Noyya yang pasti juga sedang main di teras rumah sekedar untuk menyambut kedatangan kami. Aku pamit, dan langsung menghampiri suamiku. Sepanjang perjalanan, akupun terus teringat permasalahan-permasalahan temen-temenku.Sambil memeluk erat suamiku alam bawah sadrku pun terus bicara, terkadang seseorang baru merasa kehilangan setelah benar-benar kehilangan. dan betapapaun waktu sudah tidak bisa dikembalikan, minimal sekedar tahu perasannnya saja sudah membuat hati kita senang, walo tidak untuk dilanjutkan. dan betapa kecanggihan teknologi itu kejam. Melebihi kejamnya ibu tiri bahkan ibu kota. Dan untuk mmbndung semua itu, betapa kita harus extra hati-hati menjaga hati dan perasaan, jangan samapi terbawa arus yang semakin dalam. Karena Perselingkuhan itu bukan hanya ketika dua orang saling bertemuan, melainkan menduakan perasaan.Dan suami atau istri ternyata punya cans yang sama untuk itu.
" Ummiiii.... Abbiiiii....... "
" astagfiruloohal 'adziimm... Noyya..... " Akupun baru sadar ternyata sudah sampe rumah. Sambil turun dari motor, aku langsung memeluk noyya, buah cinta kami yang sangat berharga. Dan sesuatu yang berharga itu tidak mau aku sia-siakan dan hancurkan dengan kecerobohan dan kelengahan yang kami buat sendiri. Mudah-mudahan kami bisa istiqomah.
*** For my dearest friends..... Tetaplah berjuang untuk keutuhan kalian. yakin, ini hanya sentilan dan ujian yang diberikan Alloh. Jika kalian mampu melaluinya, maka kalian akan mendapatkan kebahagiaan hakiki. dan aku selalu siap untuk menampung semua curahan hati kalian. Sebisa dan semampu yang aku tau... Luv U... ^_*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar