Rabbb...... Hari ini Kau genapkan umur hamba menjadi 30 Tahun. Usia yang tidak lagi muda dan pemikiran yang tidak lagi belia. Lagi-lagi Kau kurangkan umurku satu persatu......
Rabb...... Syukurku atas nikmat Yang Telah sering Kau berikan, namun kadang sering pula aku dustakan.....
Rabb.... Begitu banyak waktu yang telah Kau sediakan untuku hingga sekarang ini, namun begitu sedikit waktu yang kuluangkan untuk Mu..... bahkan kadang sering aku hanya menyia-nyiakannya dengan sesuatu yang sebetulnya tidak terlalu penting.
Rabb...Begitu baik Kau anugrahkan aku penjaga-penjaga sejati yang tak pernah lelah menopangku dalam ketiadaan, Ibu yang sangat care hingga sampai sebesar ini masih saja setiap aku berangkat kerja selalu berkata " Vie, makan dulu ", Dan tak lelah meski aku membebankan buah hatiku padanya.......
Kemudian Bapak yang kuat yang selalu setia dengan wejangan-wejanganya dan senyumnya.... Semoga Enkau memuliakan mereka dan menjadikan apa yang telah mereka lakukan padaku sebagai amal yang tak pernah akan terputus. Berikan mereka kesehatan dan kenikmatan, karena aku tak kan pernah bisa membalas sesempurna yang pernah mereka beri.
Rabb..... Begitu pemurah ketika Engkau menempatkan ku di tengah saudara-saudara yang teramat sangat menghargai dan selalu berbagi. Saudara yang selalu menyediakan bahunya untuk sekedar menopang kepalaku yang kadang gelisah. memberikan kehangatan persaudaraan yang tak cela. Semoga Engkau memberikan kami cinta persaudaraan yang sejati dan tak ternoda.
dan yang terpenting Wahai Rabb...... Begitu Indahnya Kau hadiahkan aku Suami yang Sholeh,. hingga kadang aku tak tahu, bagaimana aku harus membalas luapan dan lautan cinta yang tak bertepi buatku...... Hingga saat malam kemarin dimana aku genap bertambah usia, ketika kami shalat berjamaah, sesaat setelah berdoa, dia berbalik.... merentangkan tanganya untuk mendekapku, mendaratkan sebuah kecupan hangat dikeningku seraya terbata dia berkata " Selamat Ulang tahun yaa.. ummul mujahid... semoga umurmu berkah, dan mohon maaf aby belum bisa ngasi yang terbaik untuk ummi ". Sesaat ku tatap wajahnya yang haru dan mata yang berkaca, seraya menjawab " Cukuplah cinta dan dukunganmu yang membuat alam ini serasa sempurna By... "
Rabb...... Begitu indahnya ketika Kau titipkan amanah dalam hidupku..... Yang dengan hangat dan nyaman pernah bersemayam cukup lama dalam rahimku hingga akhirnya sekarang tumbuh.. tumbuh... dan tumbuuhh...... Dan sekarang amanah-Mu sering menjadi bagian terpenting dalam shalat berjamaah kami, dia lah yang terbata dan dengan bahasa yang belum sempurna melantunkan iqomah ketika shalat berjamaah mau di mulai. Sengaja kami memberi kesempatan itu, agar dia merasa dihargai dan punya tempat penting dalam hidup kami, selain untuk pembiasaan tentang makna yang menyangkut hubungan vertikal ke pada Mu Yaa.. Rabb..... dan mudah-mudahan manjadi amal kecil buat kami dan menjadi penyelamat kelak ketika berhadapan dengan hisab - Mu....
Rabb..... Begitu adilnya ketika Engaku kirimkan sayap-sayap sahabat yang selalu mengulurkan tangan dan melebarkan sayapnya selebar-lebarnya ketika aku ringkih dan tak dapat mengatakan keringkihanku pada keluarga sekalipun.... mereka selalu ada untuk sekedar mendengar celotehan riang dan redupku... mereka selalu memberi bantuan tanpa syarat dan ketentuan berlaku meski tanpa aku pinta dengan sengaja. Dan semoga Engkau selalu mengulurkan tangn - Mu ketika mereka ringkih sepertiku
Rabb.... begitu rahasianya ketika Engkau mungkin memberikan cinta-cinta yang tak teraba olehku. cinta yang mungkin juga tak terbatas, tapi karena keterbatsanku hingga aku tak sanggup dan tak mampu membalasnya. Maka ku titipkan cintaku pada Mu Yaa.. Rabb... dan balaslah dengan Cinta hakiki Mu......
Rabb..... Terima kasih untuk segala yang telah kau Ciptakan untu ku...dan untuk nafas yang masih Kau kaitkan dalm ruh dan ragaku.... Jauhkan aku dari hidupku yang tidak berkah.... jauhkan aku dari hidup yang tidak berkah..... jauhkan aku dari hidup yang tidak berkah..... maka berkahi selalu setiap waktu dan ikhtiarku.......
Rabb....... Cinta sejatiku hanya untuk Mu , Wahai sang pemilik jiwa dan ragaku......
Sebuah Risalah Untuk Mamah, Bapak, Suami dan semua keluarga, sahabat yang telah memberiku spirit......
Tasikmalaya, 21 April 2012