Tepukan hangat itu berasa surga
Dalam galau yang tiada bertepi.
Dalam Risau yang tiada terhenti
Aku selalu bisa merajuk
Merengek seperti anak kecil
Yang kehilangan
Tertidur dalam tangis yang dapat dijabarkan
Sampai akhirnya bangun dan tersenyum
Tepukan itu berasa angin surga
Dalam gerah yang tak bertepi
Dalam Resah yang tak terperi
Aku selalu bisa bermanja
Bercerita tentang negeri di awan
Negeri yang tak pernah lelah menyuguhkan keindahan
Tepukan itu berasa candu
Yang selalu mebuatku selalu ingin dengan mu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar