Rabu, 01 Februari 2017

Perempuan Dalam Penantian

Perempuan itu terduduk....
Dalam harap yang tak pernah putus selama tiga puluh enam purnama
Melewati tiap pergantian purnama dengan harap cemas
Usianya sudah tidak muda,
Terlihat dari garis garis halus yang mulai bertengger di kulit wajahnya.
Tidak jelas memang, tetapi sesekali berkaca saja , kerutan itu mulai mengingatkan 
" Dia tidak muda lagi "

Perempuan itu tertunduk...
Dalam ribuan tasbih dan tahmid yang tak pernah putus selama tiga puluh enam purnama
Ada rasa takut tersirat dalam dadanya
Tidak kentara memang, tapi cemas itu seolah mengingatkan
" Dia tidak tenang lagi "

Perempuan itu bergerak.....
Dalam ratusan ikhtiar yang tak pernah putus selama tiga puluh enam purnama
Ada rasa was was di sana
Tidak jelas memang, tapi mata lelah dalam tatapan nya seolah mengingatkan
" Dia tidak sabar lagi "

Sampai....
Pada hari itu...
Hari dimana perempuan sudah mulai lelah mengejar mimpinya...
Hari dimana dia sudah lupa dengan apa yang diikhtiarkannya
Ketika tiga puluh enam purnama sudah mulai melesapkan rindunya
Sesuatu seolah mengingatkan 
" Mimpinya sudah bersemayam dalam rahimnya "

Perempuan itu bersorak....
Tenggelam dalam ratusan ribu Tahmid yang bukan akhir dari cinta
Dalam ratusan butir air mata yang ia bagi dengan penjaganya
Dalam dekapan hangat yang selalu menjadi tempat terindah selama seratus enam puluh delapan purnama....
Dalam syukur....
Yang menjadi penanda dari sebuah awal kehidupan baru....





Dedicated  for My lil angel ... it was Blessing ....
*** Els






















Tidak ada komentar:

Posting Komentar