Rasa yang tak bisa dikatkan hawa kepada adam
Yaa... hawa kepada adam.
Sajak ini hanya ingin melukis sebait cinta
Cinta yang tak sanggup dilukiskan oleh hawa kepada adam
Yaa... hawa kepada adam
Adalah aku,
Perempuan yang menjadi tulang rusuk mu kini...
Aku sering mengeras seperti halnya tulang
Aku sering tak lurus seperti halnya rusuk
Tapi ketahuilah, aku sanggup menjaga organ organ pentingmu
Jantungmu....
Hatimu....
Dan juga rasa yang terendap di antara ke duanya...
Yaitu Cinta...
Adalah aku,
Perempuan yang menjadi selimutmu kini
Aku sering melepuh seperti halnya kain selimut
Aku sering lusuh seperti halnya bahan kain selimutmu
Tapi ketahuilah...
Rahimku...
Tanganku ...
Teramat kokoh..
Teramat kokoh..
Sanggup menopang benih cinta sampai sembilan bulan lamanya...
Hingga tak takut bergelut dengan maut sekalipun
Demi mengeluarkan benih cinta yang kamu semaikan sebelumnya...
Adalah aku,
Perempuan yang sangat mencintamu dengan caraku...
Perempuan yang tak pernah berhenti memujamu
Perempuan yang takluk dengan semua titah rajaku...
Yaa... raja hatiku...
dan itu ,
Kamu....
*** Els
Tidak ada komentar:
Posting Komentar