Selasa, 12 Maret 2013

KaTa YaNg TeRbaTa-baTa.....

Senja semakin menepi
Meninggalkan remah mega yang tertinggal api
Ada sepenggal rasa yang tertinggal sepeningal jerambah remah-remah
Menitikan air yang terbias merupa pelangi
Entahlah....
Seperti apa rupa kata sebenarnya
Setelah berjibaku dalam renungan kepagian yang teramat melelahkan
Melelehkan jiwa yang terbata...
Hanya tinggal kata.....
Kata yang tidak bisa dideskripsikan oleh pujangga raja sekalipun
Sesekali tidak....
Karena jerambah itu telah menguliti sebuah sihir mantra
Yang meskipun terbata-bata...
Ternyata masih mampu mendeskripsikan sebuah kata
Kata yang berkali-kali diucapkan dengan terbata-bata
Dan lagi memunculkan makna kata
Yang lagi-lagi diucapkan dengan terbata-bata.......

Apalah arti kata, jika ketika mengucapnya hanya mampu terbata-bata
Dalam jutaan kata yang terucap dengan terbata....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar