Perempuan itu berjalan meniti waktu,. Mengambil sesuatu yang terlepas dari tanganya. ketika seorang pria dengan tiba-tiba memangil, perempuan itu tetap berjalan dalam lorong waktu yang dia tuju. Sejenak terhentak ketika seorang pria berlari menuju sebuah podium dan berteriak dengan kerasnya
" Hey..... kamu... tengoklah aku, perlu kamu tahu, kamulah permpuan terindah yang pernah ku temui. "
Perempuan itu pun tanpa bergeming meneruskan langkahnya, dalam tundukan kepala yang hampir menyembunyikan seluruh wajahnya..... sampai ketika pria itu dengan lantang lagi bicara
" Heyy... apa kamu tidak dengar??? Aku memanggilmu, apa aku harus putarkan lagu untukmu, dan aku tau kamu sangat suka lagu ini... ayo tengoklah akuu.... "
Perempuan itupun berhenti sejenak.... menunda langkahnya dengan perasaan yang susah untuk dia mengerti... tiba-tiba dadanya bergemuruh dengan derasnya, jantung yang berdegup semakin cepat, ada apa sebetulnya dengan pria ini, sampai pada akhirnya lagu itu pun terdengar tepat di telinganya.........
" From this moment life has begun
From this moment you are the one
Right beside you is where I belong
From this moment on
From this moment,
I have been blessed
I live only,
for your happiness
And for your love,
I give my last breath
From this moment on
I give my hand to you with all my heart
I can't wait to live my life with you I can't wait to start
You and I will never be apart
My dreams came true because of you
Sejenak perempuan itu terhanyut , terbawa dalam sihir lagu yang dia dengar, tanpa sadar sejenak menoleh, dan pria itu sedang menatap dengan lembut dan dalamnya, melempar senyum dan berusaha meyakinkan.....
Sejenak mata itu pun saling berapandangan, seolah berpelukan dalam sinar retina yang tajam. Berbicara tentang banyak hal yang tidak sempat terungkapkan. Namun segera perempuan itu tersadar, menepi kembali, menunduk dan meneruskan perjalanan lurusnya yang dia sudah cipta sendiri. meneruskan dunia mimpi yang terasa sangat panjang seperti negeri dongen . Memaknai, bahwa negeri dongeng itu selamanya akan menjadi dongeng, yang mungkin akan diceritakan pada cucu-cucunya kelak. sekedar untuk pengantar tidur yang tidak terbukti tentang kenyataan dari dongeng itu sendiri....... Lorong lurus itu pun semakin panjang dan tetap dia lalui, untuk menemukan muara sinar yang sebenarnya. Muara dari kenyataan yang membuatnya menjadi Dewi sesungguhnya, dalam dekapan pangeran cinta yang abadi.........
* Thanks To Lia, sorry ceritanya disadur dengan sedikit dramatis.... Jangan marah ya....
Keep Ur Heart ya.... Istiqomah!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar